JAWA BARAT — Tim Nextcam di balik Project Indigo memperkenalkan AI Playground sebagai wadah eksplorasi kecerdasan buatan di momen pengambilan gambar. Dalam pernyataan resminya, tim tersebut mengatakan tujuannya "is to explore how generative AI can assist mobile photographers at the point of capture."
Fitur anyar ini terbagi menjadi empat bagian utama: Object Editing, Styles, Photo Guidance, dan Custom Edit. Masing-masing bisa diakses lewat tombol atau toggle tanpa perlu keahlian teknis mendalam.
Di seksi Object Editing, pengguna bisa menghilangkan elemen pengganggu seperti orang, mobil, atau papan reklame. Latar belakang pun bisa diburamkan untuk meniru efek depth of field ala kamera profesional.
Sementara di Styles, Project Indigo mampu mengubah foto biasa menjadi mirip lukisan atau sketsa. Tombol seperti "pen and ink" atau "ink line with color wash" siap mengubah tampilan gambar secara radikal.
Salah satu yang paling menarik adalah Photo Guidance. Fitur ini akan mengkritik foto yang baru diambil dan memberikan saran perbaikan sebelum jepretan berikutnya. Cocok bagi pengguna yang ingin belajar komposisi secara langsung.
Untuk kontrol lebih lanjut, Custom Edit memungkinkan pengguna mengetik perintah teks. Contoh yang diberikan Adobe: mengubah foto lentera menjadi tampak berada di tepi tebing gunung dengan sinar matahari dari sisi kanan.
Saat ini, AI Playground berjalan di atas model Google Nano Banana. Namun, tim Nextcam membuka kemungkinan untuk beralih ke model AI lain di masa depan.
Fitur ini masih dalam tahap uji coba terbatas. Adobe hanya mengaktifkannya untuk "a few percent of our users, and only for a few weeks." Jika respons positif, akses bisa diperluas ke lebih banyak pengguna.
Meski kini gratis, Adobe sudah memberi sinyal bahwa masa depan fitur ini tidak akan selalu cuma-cuma. Tim Nextcam menulis di situsnya bahwa "we can't offer it for free forever," dan "if the feature proves popular, we will eventually offer a paid version."
Belum ada informasi kapan versi berbayar akan meluncur atau berapa kisaran harganya. Yang jelas, Project Indigo kini tidak lagi sekadar aplikasi kamera biasa, melainkan laboratorium AI untuk fotografer ponsel.