SUKABUMI — Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Kabupaten Sukabumi berlangsung di Gedung Pendopo, Minggu (19/1). Kegiatan ini diikuti puluhan anggota dari berbagai tingkatan, mulai dari Kurata 1, Kurata 2, hingga Kurata 3.
Para peserta harus melewati serangkaian materi teknik, fisik, mental, dan disiplin sebelum berhak naik ke tingkat berikutnya. Ketua Harian KODRAT Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa UKT bukan sekadar formalitas.
“Ini merupakan tahapan pembinaan yang rutin kami laksanakan melalui ujian kenaikan tingkat. Seluruh anggota mengikuti proses evaluasi bersama sebagai bagian dari pembinaan organisasi,” ujarnya.
Menurut Sendi, setiap anggota tidak hanya dituntut menguasai teknik bela diri. Karakter, disiplin, dan daya juang menjadi identitas yang harus dimiliki atlet Tarung Derajat.
“Ujian ini bukan sekadar formalitas untuk mendapatkan tingkatan baru. Ini adalah proses untuk mengukur kesiapan dan perkembangan kemampuan setiap anggota,” katanya.
Pelaksanaan UKT tahun ini bertepatan dengan peringatan Dirgahayu Tarung Derajat ke-54 dan Milad Sang Guru ke-74. Namun, substansi utama kegiatan tetap pada peningkatan kualitas sumber daya atlet.
KODRAT Kabupaten Sukabumi mulai mengarahkan persiapan menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk Porda Jawa Barat. Sejumlah atlet yang dinilai memiliki potensi akan menjalani latihan lebih intensif serta mengikuti uji tanding.
Sendi menambahkan, pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan menjadi fondasi utama dalam mencetak atlet berprestasi. Targetnya bukan hanya untuk Porda, tetapi juga kejuaraan di tingkat nasional.
“Kami terus mempersiapkan atlet, bukan hanya untuk Porda Jawa Barat, tetapi juga berbagai kejuaraan lainnya. Harapannya, dari proses pembinaan ini akan lahir atlet-atlet Tarung Derajat Kabupaten Sukabumi yang mampu membawa prestasi bagi daerah,” tandasnya.