Gedung SDN Kalangsari V Karawang Nyaris Ambruk, Puluhan Siswa Belajar Lesehan di Teras Majelis Taklim

Penulis: Haris Maulana  •  Senin, 20 Juli 2026 | 16:18:01 WIB
Puluhan siswa SDN Kalangsari V di Karawang mengikuti kegiatan belajar mengajar di teras Majelis Taklim setelah gedung sekolah utama nyaris ambruk.

KARAWANG — Potret buram infrastruktur pendidikan kembali terjadi di Kabupaten Karawang. Gedung SDN Kalangsari V di Kecamatan Rengasdengklok sudah tidak layak pakai karena rusak parah dan mengancam keselamatan siswa. Akibatnya, puluhan murid kelas 3 dan kelas 6 terpaksa menempati teras Majelis Taklim setempat sebagai ruang belajar darurat.

Belajar di teras terbuka tanpa dinding yang memadai bukan satu-satunya masalah. Para siswa juga harus duduk lesehan di lantai tanpa meja dan kursi. Pihak sekolah sengaja tidak memindahkan fasilitas belajar dari gedung utama ke lokasi pengungsian.

Mengapa Meja dan Kursi Tidak Ikut Dipindahkan?

Alasannya, Majelis Taklim yang digunakan merupakan fasilitas umum warga yang rutin dipakai untuk pengajian. "Majelis ini digunakan pengajian oleh warga. Jadi, kalau kursi dan meja dibawa ke sini, tentu harus repot dikeluarkan lagi setiap ada acara keagamaan," ujar salah satu guru SDN Kalangsari V yang enggan disebutkan namanya, Senin (20/07/2026).

Keputusan itu menunjukkan situasi darurat yang serba terbatas. Anak-anak harus menerima kenyataan belajar di lantai semen tanpa alas, sementara risiko keselamatan di gedung utama kian nyata.

Pembiaran Berlarut, Respons Lambat

Kondisi memprihatinkan ini menuai kritik tajam dari masyarakat. Pembiaran infrastruktur sekolah yang berlarut-larut dinilai sebagai kelalaian pelayanan dasar oleh Pemerintah Kabupaten Karawang. Hak anak-anak Rengasdengklok untuk mendapatkan pendidikan yang aman dan layak dinilai terus tergadaikan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan konkret dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang selain janji akan ada perbaikan. Tidak ada kepastian kapan perbaikan dimulai atau bagaimana nasib siswa selama proses renovasi berlangsung.

Pemkab Karawang pun didesak untuk segera turun tangan. Jika tidak, ancaman keselamatan jiwa siswa akan terus mengintai setiap hari.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: media3.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top