DEPOK — Empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (16/7/2026) siang, dan hingga sore hari proses pemadaman masih terus berlangsung.
Kepulan asap tebal berwarna hitam membumbung tinggi dari kawasan TPA, terlihat jelas dari jarak beberapa kilometer. Dalam unggahan akun Instagram resmi Damkar Depok, @depokfirerescue113, tampak kobaran api menyala cukup besar di area pembuangan sampah. Petugas terus menyemprotkan air ke titik-titik api untuk mencegah kebakaran meluas ke area lain.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok, Tessy Haryati, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menurunkan 16 personel untuk menangani kebakaran ini. “Sementara 4 unit mobil pemadam dengan 16 orang personel,” ucap Tessy saat dimintai konfirmasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa kebakaran TPA Cipayung. Namun, asap tebal yang dihasilkan dari pembakaran sampah dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan warga di sekitar lokasi.
Tessy menambahkan bahwa seluruh personel saat ini masih memprioritaskan upaya pemadaman. Ia pun belum dapat memastikan penyebab maupun kronologi terjadinya kebakaran. “Belum diketahui, kami fokus operasi pemadaman dahulu,” pungkasnya.
Pihak DPKP Kota Depok mengimbau warga untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan menghindari menghirup asap secara langsung. Petugas masih berjibaku mengendalikan api agar tidak semakin meluas, mengingat material sampah yang mudah terbakar menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman.
Proses investigasi penyebab kebakaran rencananya akan dilakukan setelah api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman.