Satlantas Polres Pangandaran Gencarkan Peneguran Humanis ke Pengendara Motor, Imbau Utamakan Helm SNI

Penulis: Haris Maulana  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 16:00:02 WIB
Petugas Satlantas Polres Pangandaran menyapa pengendara motor yang melanggar aturan dengan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif.

PANGANDARAN — Satlantas Polres Pangandaran terus menggencarkan upaya pencegahan pelanggaran lalu lintas melalui pendekatan humanis. Pada kegiatan pagi hari, personel menyapa pengendara roda dua yang kedapatan melanggar aturan, seperti tidak menggunakan helm.

Petugas Gunakan Komunikasi Persuasif, Bukan Tilang

Alih-alih langsung menindak dengan tilang, petugas menghentikan kendaraan secara santun. Mereka mengedepankan komunikasi persuasif dan mengingatkan pengendara untuk selalu melengkapi perlengkapan keselamatan sebelum berkendara.

Dalam teguran itu, personel menjelaskan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI. Alasannya, helm yang sesuai standar dapat melindungi kepala dan mengurangi risiko cedera fatal saat terjadi kecelakaan.

Edukasi Jadi Kunci Ubah Kebiasaan di Jalan

Melalui kegiatan ini, personel mengajak masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai kebiasaan sehari-hari. Petugas menegaskan bahwa setiap pengendara memiliki tanggung jawab menjaga keselamatan diri sendiri sekaligus menghormati hak pengguna jalan lain.

Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena pesan keselamatan disampaikan dengan bahasa yang ramah, edukatif, dan mudah dipahami. Satlantas Polres Pangandaran menilai metode ini mampu membangun kesadaran masyarakat tanpa mengabaikan nilai pelayanan yang humanis.

Target: Budaya Tertib Berlalu Lintas Berkelanjutan

Ke depan, Satlantas Polres Pangandaran berencana meningkatkan kegiatan edukasi dan pencegahan pelanggaran di berbagai titik rawan. Pihaknya berharap, dengan peran aktif masyarakat, budaya berlalu lintas yang aman, tertib, disiplin, dan berkeselamatan dapat terwujud secara berkelanjutan di Kabupaten Pangandaran.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: polrespangandaran.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top