Federasi Senegal Bantah Tuduhan Pesta Liar Timnas Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026

Penulis: Feri Andika  •  Minggu, 05 Juli 2026 | 03:18:32 WIB
Federasi Senegal membantah tuduhan pesta liar usai tersingkir di Piala Dunia 2026.

JAWA BARAT — Kabar miring itu mencuat tak lama setelah Senegal dipastikan gagal melaju ke babak berikutnya. Sejumlah akun anonim mengklaim para pemain dan staf mengadakan perayaan berlebihan di hotel tim, bukannya berkabung atau bersiap pulang.

FSF: Tuduhan Itu Hoaks dan Menyesatkan

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Senin (22/6/2026), Sekretaris Jenderal FSF, Victor Cissé, dengan tegas membantah semua tuduhan tersebut. "Tidak ada pesta liar. Tim menjalani sesi pemulihan ringan dan makan malam bersama sebelum kembali ke Dakar keesokan harinya," ujar Cissé.

Federasi menilai isu ini sengaja dihembuskan untuk merusak citra tim. "Kami sangat kecewa dengan berita bohong yang beredar. Ini tidak menghormati perjuangan para pemain di lapangan," tambahnya.

Kronologi Tersingkir dan Isu yang Muncul

Senegal tersingkir di babak 16 besar setelah kalah tipis 1-2 dari Prancis. Gol tunggal Sadio Mané di menit ke-78 hanya mampu memperkecil ketertinggalan. Kekalahan ini mengulang kenangan pahit Piala Dunia 2022 di Qatar.

Namun, justru setelah kekalahan itulah rumor pesta liar mulai merebak. Sebuah foto yang memperlihatkan botol minuman di kamar hotel sempat dijadikan "bukti" oleh akun gosip, meski FSF mengonfirmasi itu adalah minuman isotonik dan air mineral resmi sponsor.

Dampak ke Timnas: Fokus ke Piala Afrika 2027

FSF memastikan tidak ada sanksi internal karena tuduhan terbukti tidak berdasar. Pelatih Aliou Cissé juga telah mengonfirmasi akan tetap memimpin tim untuk kualifikasi Piala Afrika 2027.

Senegal dijadwalkan memulai kampanye kualifikasi pada September mendatang. "Kami sudah move on. Target berikutnya adalah merebut kembali gelar juara Afrika," tegas Victor Cissé.

Reporter: Feri Andika
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top