Belgia vs Senegal di Babak 32 Besar: Dua Tim yang Belum Teruji Bersaing ke 16 Besar

Penulis: Feri Andika  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 01:44:31 WIB
Belgia dan Senegal bersaing di babak 32 besar Piala Dunia untuk melaju ke 16 besar.

JAWA BARAT — Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling menarik di babak 32 besar, bukan karena status favorit, melainkan karena dua tim ini masih menjadi teka-teki. Belgia yang duduk di peringkat 10 dunia baru saja mengamankan posisi puncak Grup G usai membantai Selandia Baru 5-1. Namun, performa mereka sebelumnya sempat dikritik habis-habisan oleh media lokal.

Kritik Media Picu Kemarahan Pelatih Rudi Garcia

Seusai laga kontra Selandia Baru, pelatih Belgia Rudi Garcia meluapkan kekesalannya. Ia merespons artikel di La Libre yang menyebut Kevin De Bruyne layaknya aktor Hollywood yang sudah habis masa jayanya, setelah tampil datar saat melawan Iran.

"Saya benar-benar tidak suka mereka disebut sebagai pemain yang sudah habis," ujar Garcia dalam konferensi pers. "Ketika sebuah bangsa memiliki pemain sekaliber mereka, Anda harus mendukungnya."

Garcia secara khusus memuji performa "empat pemimpinnya": De Bruyne, Romelu Lukaku, Thibaut Courtois, dan Leandro Trossard. Trossard sendiri mencetak dua gol ke gawang Selandia Baru. Menariknya, gol pembuka Trossard itu menjadi gol pertama yang dicetak pemain Belgia sendiri di turnamen ini—setelah sebelumnya hanya mengandalkan gol bunuh diri lawan saat melawan Mesir. Butuh 45 percobaan dan lebih dari 200 menit permainan untuk akhirnya melihat pemain Belgia mencetak gol.

Senegal: Kuda Hitam yang Masih Mencari Bentuk

Di kubu lawan, Senegal (peringkat 18 dunia) datang dengan status sebagai kuda hitam. Mereka adalah juara tak resmi Afrika dan setahun lalu mampu mengalahkan Inggris di Nottingham. Namun, jalan mereka di fase grup cukup terjal. Masuk grup berat, mereka tumbang dari Prancis dan Norwegia sebelum akhirnya melumat Irak untuk lolos sebagai salah satu peringkat tiga terbaik.

Level kedua tim saat ini masih sulit diukur. Belgia memang memiliki nama-nama besar seperti Jeremy Doku, Youri Tielemans, dan Courtois, tapi proses "penurunan" sejak era Golden Generation mencapai semifinal 2018 terasa lambat dan menyakitkan. Senegal, di sisi lain, belum benar-benar membuktikan diri di panggung sebesar ini.

Pemenang Langsung Hadapi AS atau Bosnia

Bagi yang menang di laga ini, hadiahnya adalah tiket ke babak 16 besar. Lawan yang menunggu adalah Amerika Serikat atau Bosnia dan Herzegovina. Fakta bahwa keempat tim ini masih memiliki peluang yang sama untuk menembus perempat final menunjukkan betapa terbukanya persaingan di sisi undian ini.

Pertandingan dimulai pukul 16.00 waktu setempat. Duel antara dua tim yang belum jelas batas kemampuannya ini bisa menjadi pertandingan yang menentukan siapa yang benar-benar layak melangkah lebih jauh.

Reporter: Feri Andika
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top