SUKABUMI — Kobaran api pertama kali diketahui oleh salah seorang pemilik rumah yang melihat kepulan asap tebal dari bagian atap bangunan. Teriakan minta tolong langsung menggema, membuat warga sekitar berdatangan untuk membantu memadamkan api secara swadaya menggunakan air dari saluran irigasi setempat.
Sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran, warga berupaya keras agar api tidak merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Keterbatasan peralatan pemadam tak menyurutkan semangat mereka untuk menyelamatkan properti tetangga.
Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi akhirnya tiba dan langsung melakukan pemadaman bersama warga, aparat desa, serta unsur Forkopimcam. Setelah hampir satu jam berjibaku, kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.30 WIB.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyatakan bahwa hampir seluruh perabot rumah tangga, pakaian, dokumen penting, dan kebutuhan sehari-hari milik korban tidak sempat diselamatkan dari amukan si jago merah. Data pemerintah kecamatan mencatat, korban terdampak meliputi Holil (30) bersama tiga anggota keluarga, Pupun (63) dengan lima anggota keluarga, Ustaz Darna (45) bersama empat anggota keluarga, Ajo (70) yang tinggal seorang diri, dan Yogi (36) bersama tiga anggota keluarganya.
"Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke rumah-rumah lainnya, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa," ujar Okih.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Berdasarkan informasi awal di lapangan, api diduga berasal dari arus pendek listrik, namun kepastiannya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Pemerintah Kecamatan Cisolok bersama Forkopimcam langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan, pendataan korban, dan inventarisasi kerusakan. Koordinasi dengan Pemerintah Desa Cikahuripan, TAGANA, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan PLN pun dilakukan untuk mempercepat penanganan darurat.
Sebagai langkah awal, bantuan berupa kompor gas, regulator, tabung gas, magic com, dan perlengkapan mandi telah disalurkan kepada masing-masing keluarga terdampak. Pemerintah Desa Cikahuripan juga menyediakan makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban.
"Untuk sementara seluruh korban sudah ditampung di rumah keluarga masing-masing sambil menunggu penanganan lebih lanjut," tutur Okih.
Pemerintah Kecamatan Cisolok telah mengajukan permohonan bantuan kepada Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi dan BPBD Kabupaten Sukabumi. Bantuan yang diajukan meliputi logistik kedaruratan, perlengkapan tidur, kebutuhan keluarga terdampak, peralatan rumah tangga dasar, hingga dukungan asesmen dan penanganan lanjutan pascabencana.