Menpora Erick Thohir Sebut Presiden Prabowo Dorong Akademi Olahraga Nasional untuk Atlet Usia SD-SMA di Hambalang

Penulis: Haris Maulana  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:16:01 WIB
Menpora Erick Thohir menyampaikan dukungan Presiden Prabowo untuk Akademi Olahraga Nasional di Hambalang.

BOGOR — Presiden Prabowo Subianto memberikan lampu hijau bagi pembentukan Akademi Olahraga Nasional yang akan menjadi pusat pembinaan atlet muda Indonesia. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan hal ini usai bertemu dengan Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (19/6).

Menurut Erick, akademi tersebut tidak hanya menjadi tempat latihan, tetapi juga menyediakan jalur pendidikan formal bagi para atlet muda. Program ini akan mencakup jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Presiden Ingin Pembinaan Dimulai Sejak Usia 8 Tahun

Erick menekankan bahwa Presiden Prabowo mendorong proses identifikasi bakat dilakukan sejak dini. Target awal, anak-anak potensial bisa mulai dibina pada usia 8 hingga 10 tahun.

"Bapak Presiden mendorong apalagi ada pemusatan yang namanya Akademi Olahraga nanti yang kita dimulai dari SD, SMP, SMA," ujar Erick dalam pernyataannya.

Menurutnya, perhatian besar dari Presiden ini menegaskan pentingnya fondasi prestasi olahraga nasional yang dibangun dari pembinaan usia dini. Sistem pembinaan berjenjang ini diharapkan mampu menciptakan regenerasi atlet yang lebih terarah dan berkesinambungan.

Akademi Olahraga Nasional: Solusi Regenerasi Atlet

Erick menambahkan, melalui akademi ini pemerintah ingin membangun sistem yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan. Tujuannya jelas: menyiapkan atlet-atlet Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.

"Jadi siapa yang akan menjadi atlet ke depan dari usia 8-10 tahun sudah mulai dibina," ucap Menpora Erick.

Dengan adanya kepastian dukungan dari Presiden, Kemenpora akan segera merancang detail kurikulum dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk merealisasikan Akademi Olahraga Nasional. Langkah ini sekaligus menjawab kebutuhan Indonesia akan sistem pembinaan atlet yang tidak terputus sejak usia sekolah. ***

Reporter: Haris Maulana
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top