JAWA BARAT — Timnas Mesir kembali gagal memutus puasa kemenangan di Piala Dunia. Bermain di laga pembuka Grup G, Selasa (16/6), Mohamed Salah dkk hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Belgia. Hasil ini memperpanjang rekor buruk Mesir yang belum pernah menang dalam empat edisi Piala Dunia yang mereka ikuti.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Tribuna, Mesir telah tampil di Piala Dunia sebanyak empat kali, yaitu pada 1934, 1990, 2018, dan 2026. Dari total delapan pertandingan yang sudah dijalani, catatan mereka adalah tiga kali imbang dan lima kali kalah. Artinya, belum satu pun kemenangan berhasil diraih.
Catatan tanpa kemenangan Mesir kini setara dengan Honduras. Negara Amerika Tengah itu juga tak pernah menang dalam sembilan pertandingan yang tersebar di tiga edisi Piala Dunia (1982, 2010, dan 2014).
Mesir hanya butuh satu pertandingan lagi tanpa kemenangan untuk memecahkan rekor tersebut dan menjadi tim dengan catatan terburuk sepanjang sejarah Piala Dunia. Ancaman ini akan dihadapi pada dua laga sisa fase grup.
Peluang untuk memutus rekor buruk masih terbuka. Mesir masih akan menghadapi Selandia Baru pada 22 Juni dan Iran pada 27 Juni di Grup G. Kedua laga ini menjadi penentu apakah Mohamed Salah dkk mampu mengakhiri kutukan tanpa kemenangan.
Selandia Baru bukan lawan yang mudah. Tim Oceania itu tampil solid di kualifikasi dan memiliki organisasi pertahanan yang rapi. Sementara Iran, yang dikenal dengan permainan fisik dan disiplin, selalu menjadi lawan berat bagi tim-tim Afrika.
Dalam laga kontra Belgia, Mesir sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat di babak pertama. Namun, Belgia berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua melalui tendangan jarak jauh yang tak mampu diantisipasi kiper Mesir. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Meski hanya imbang, performa Mesir melawan Belgia—yang merupakan salah satu tim unggulan—cukup menjanjikan. Pertahanan yang rapat dan serangan balik cepat menjadi senjata utama mereka. Jika konsistensi ini bisa dijaga, bukan tidak mungkin rekor buruk segera berakhir.