Disdik Jabar Buka Lagi Pendaftaran SPMB untuk Calon Murid yang Tak Lolos PCMB, Cek Kuota Sekolah Tujuan

Penulis: Eri Subagio  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 15:40:31 WIB
Disdik Jabar buka pendaftaran SPMB bagi calon siswa yang tidak lolos PCMB dengan kuota tersebar di tiga jalur.

BANDUNG — Ribuan calon siswa yang gagal di tahap awal penerimaan siswa baru di Jawa Barat masih memiliki peluang untuk masuk ke sekolah negeri. Kepala Disdik Jawa Barat, Purwanto, menyatakan bahwa para CMB yang tidak lolos PCMB bisa memanfaatkan jalur SPMB yang akan dibuka dalam waktu dekat.

Kuota Kosong Tersebar di Tiga Jalur Penerimaan

Berdasarkan data evaluasi internal Disdik Jawa Barat, kekosongan kuota ini tidak merata di semua jalur pendaftaran. Purwanto merinci, sisa daya tampung masih tersedia di jalur prestasi akademik, jalur mutasi, dan jalur berkebutuhan khusus.

“Yang tersedia jalur prestasi akademik yang masih kosong ya, sama jalur mutasi, dan jalur berkebutuhan khusus, yang masih kosong,” tuturnya, Rabu (17/6/2026).

Jadwal dan Syarat Pendaftaran SPMB

Proses pendaftaran lanjutan ini terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung dari 15 Juni hingga 29 Juni 2026, disusul tahap kedua pada 30 Juni hingga 14 Juli 2026. Purwanto menegaskan, kesempatan ini terbuka lebar bagi siapa pun, selama sekolah tujuan masih memiliki bangku kosong.

“Jadi bisa ikut SPMB selagi ada kuota di sekolah tujuan,” ujarnya.

Disdik Imbau Calon Murid Tak Berkecil Hati

Purwanto meminta para CMB yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos dalam tahapan PCMB untuk tidak berkecil hati. Pihaknya memastikan peluang masih ada dan proses pendaftaran dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Kuota yang masih tersedia. Namun, untuk rincian detail jumlahnya di tiap-tiap sekolah, kami harus melakukan pengecekan terlebih,” kata Purwanto.

Bagi orang tua dan calon siswa yang ingin memastikan ketersediaan kuota, Disdik Jabar membuka akses informasi melalui kanal resmi yang akan diumumkan mendekati tanggal pendaftaran.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: harapanrakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top