PANGANDARAN — Guncangan gempa bumi tektonik magnitudo 4,0 terasa di sejumlah wilayah Kabupaten Pangandaran. BMKG melaporkan gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif bawah laut yang berada di selatan Jawa Barat.
Pusat gempa atau episenter berada di koordinat 7,79 Lintang Selatan dan 108,52 Bujur Timur. Lokasi tepatnya sekitar 88 kilometer barat daya Pangandaran, dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG mencatat gempa dangkal ini terjadi pada pukul 19.38 WIB. Getaran dilaporkan dirasakan oleh warga di beberapa kecamatan, meski dalam skala intensitas rendah.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. “Masyarakat diimbau untuk tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Pihaknya juga meminta warga untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal. Pastikan tidak ada retakan atau kerusakan struktural akibat getaran gempa.
Hingga saat ini, BPBD Pangandaran belum menerima laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Petugas masih melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat.
Gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil masih mungkin terjadi. BMKG mengingatkan warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.