Dinsos Kota Bandung Perkuat Rumah Singgah Tangani PMKS Terpadu

Penulis: Eri Subagio  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:55:24 WIB
Dinas Sosial Kota Bandung memperkuat rumah singgah sebagai pusat penanganan terpadu PMKS.

BANDUNG — Dinas Sosial Kota Bandung terus memperkuat sistem penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) melalui optimalisasi rumah singgah. Fasilitas ini berfungsi sebagai titik sentral rehabilitasi yang mengintegrasikan proses asesmen, penjangkauan, hingga pemulihan sosial bagi warga yang terjaring operasi lapangan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Bandung, Irvan Alamsyah menyebutkan bahwa rumah singgah menjadi lokasi penanganan sementara. Langkah ini merupakan hasil kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari Satpol PP, Damkar, hingga aparat kewilayahan.

Mengapa Deteksi Dini Disabilitas Mental Menjadi Tantangan?

Salah satu kendala utama yang dihadapi petugas di lapangan adalah kecenderungan keluarga yang masih menyembunyikan anggota keluarga penyandang disabilitas. Kondisi ini sering kali menyebabkan keterlambatan penanganan medis maupun sosial yang seharusnya dilakukan sejak dini.

"Masih ada yang disembunyikan oleh keluarga. Padahal deteksi dini itu penting supaya penanganannya tepat," ujar Irvan di Bandung, Jumat.

Irvan mencontohkan temuan di lapangan terkait warga yang semula dianggap mengalami gangguan jiwa. Namun, setelah melalui pemeriksaan tim medis dan psikolog, warga tersebut ternyata merupakan penyandang disabilitas mental yang memerlukan pendekatan penanganan khusus.

Program Bintalsik 14 Hari Bersama Kodim

Untuk memperkuat mentalitas warga binaan, Dinsos Kota Bandung menggandeng Kodim dalam program Bimbingan Fisik dan Mental (Bintalsik). Program ini menyasar PMKS hasil penjangkauan untuk mendapatkan pembinaan intensif selama dua pekan di rumah singgah.

Melalui skema ini, penanganan dilakukan secara bertahap. Prosesnya dimulai dari respons kasus, pemeriksaan medis, rujukan ke psikolog atau layanan kesehatan jiwa, hingga pendampingan kembali ke lingkungan keluarga dan sosial.

Apa Saja Layanan yang Diterima PMKS di Rumah Singgah?

Selama berada di fasilitas rehabilitasi, para penyandang masalah sosial mendapatkan hak dasar secara gratis. Layanan mencakup pemenuhan sandang, pangan, obat-obatan, hingga akses administrasi kependudukan dan pendidikan bagi anak-anak.

“Program yang dijalankan mencakup bimbingan sosial bagi keluarga, anak, serta penyandang disabilitas,” kata Irvan.

Dinas Sosial memastikan setiap tindakan yang diambil bertujuan untuk beautifikasi kota tanpa mengesampingkan sisi kemanusiaan. Penguatan rumah singgah diharapkan mampu memutus rantai masalah kesejahteraan sosial di Kota Bandung secara berkelanjutan.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top