Pencarian

Tim Bulu Tangkis Indonesia Uji Kesiapan Hadapi NTT East Jelang Asian Games 2026

Selasa, 15 September 2026 • 19:04:01 WIB
Tim Bulu Tangkis Indonesia Uji Kesiapan Hadapi NTT East Jelang Asian Games 2026
Tim bulu tangkis Indonesia menggelar latih tanding melawan NTT East di Jepang menjelang Asian Games 2026.

JAWA BARAT — Latih tanding berlangsung di Jepang dengan melibatkan sektor ganda putra dan ganda putri pelatnas. Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menilai sparring melawan klub lokal memberi warna berbeda bagi anak asuhnya. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sendiri resmi dibuka 19 September, dengan cabang bulu tangkis dipertandingkan 20-24 September untuk nomor beregu dan 25-29 September untuk perorangan.

Variasi Pola Main Jadi Kunci Latih Tanding

Anton menyebut lawan dari Jepang menghadirkan gaya permainan yang tidak biasa ditemui pemain saat berlatih bersama rekan sendiri. Menurutnya, variasi ini menjadi modal penting sebelum bertanding di ajang sesungguhnya.

"Dengan sparring bersama klub dari Jepang saya rasa sangat positif. Karena kami bisa mendapat variasi pola main dari lawan yang berbeda. Kalau dengan tim sendiri kan sudah sehari-hari ya," kata Anton melalui siaran pers Humas PP PBSI, Selasa (15/9).

"Manfaatnya nanti bisa dirasakan saat pertandingan, sudah lebih banyak dan siap dengan pola yang berbeda-beda," lanjutnya.

Lima Pemain Ganda Putra Siap Dirotasi

Anton membawa lima pemain ganda putra ke Jepang. Sejak masih di Indonesia, kelima pemain sudah dibiasakan tampil dengan pasangan yang berbeda-beda untuk mengasah adaptasi.

"Dari sejak di Indonesia sudah dibiasakan, lima pemain ini kami putar dengan pasangan yang berbeda. Saya rasa persiapan sudah matang banget, ya, tinggal lihat nanti ketemu siapa, kebutuhannya bagaimana," jelasnya.

Rachel/Febi Dapat Modal Berharga dari Ganda Jepang

Di sektor ganda putri, Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum mengaku senang bisa berlatih bersama pemain Jepang. Biasanya mereka berstatus lawan, kini justru berlatih di sisi yang sama.

"Seru tadi bisa latih tanding dengan ganda-ganda Jepang. Biasanya jadi lawan, tapi hari ini bisa latihan bersama. Positif sekali hawanya dan ada suasana baru," kata Rachel.

Febi menambahkan pengalaman menghadapi ganda Jepang yang dikenal ulet dan bertenaga menjadi tambahan bekal. Ia menyebut pasangan Hinata Suzuki/Nao Yamakita yang kerap tampil di World Tour Series sebagai lawan berkualitas.

"Ganda Jepang terkenal ulet dan tenaganya cukup kencang, tadi juga ada Hinata Suzuki/Nao Yamakita yang sudah sering ikut World Tour Series. Ini jadi tambahan modal kami ke Asian Games nanti," ujar Febi.

Evaluasi Kejuaraan Dunia Jadi Bekal Rachel/Febi

Asian Games 2026 menjadi penampilan perdana Rachel/Febi di ajang multievent terbesar Asia itu. Keduanya bertekad tampil lebih maksimal setelah menjadikan hasil Kejuaraan Dunia sebagai bahan evaluasi.

"Hasil dari Kejuaraan Dunia jadi evaluasi bagi kami. Di sini kami harus lebih maksimal, tidak mau kalahnya ditingkatkan lagi. Senang bisa dipercaya main Asian Games," kata Febi, yang diamini Rachel.

Cabang bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mempertandingkan nomor beregu lebih dulu pada 20-24 September, disusul nomor perorangan 25-29 September. Hasil latih tanding melawan NTT East menjadi gambaran awal kesiapan tim Indonesia sebelum bertolak ke arena pertandingan.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: djarumbadminton.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks