CIREBON — Sebanyak 37 program akan memeriahkan TRIKARSA Fest 2026 yang berlangsung selama empat hari di Grage Mall Cirebon. Festival ini merupakan peleburan tiga agenda tahunan Bank Indonesia, yakni Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF), Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI), dan Pekan QRIS Nasional (PQN).
Kepala KPw BI Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, menegaskan bahwa gelaran ini dirancang bukan sekadar ajang hiburan, melainkan wadah strategis untuk mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat umum.
"TRIKARSA Fest 2026 merupakan gabungan dari event yang setiap tahun kami gelar. Tahun ini tentunya akan lebih meriah dan beragam," ujar Wihujeng.
Business Matching Jadi Andalan Buka Akses Pasar UMKM
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah business matching. Kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dengan calon pembeli atau buyer secara langsung.
Melalui skema ini, UMKM lokal Ciayumajakuning diharapkan tidak hanya menjual produk di stan pameran, tetapi juga mendapatkan akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan. Pengunjung juga bisa menemukan beragam produk unggulan yang dipamerkan selama festival berlangsung.
Dorong Adopsi QRIS Tap dan GPM Online
Digitalisasi sistem pembayaran menjadi fokus lain dalam festival ini. Bank Indonesia menghadirkan sosialisasi dan simulasi penggunaan QRIS Tap, teknologi pembayaran yang memungkinkan transaksi cukup dengan mendekatkan kartu atau perangkat ke mesin EDC.
Selain itu, Gerakan Pangan Murah (GPM) Online juga turut dihadirkan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.
Rangkaian Kegiatan untuk Semua Kalangan
Festival ini juga menyentuh sektor industri kopi dan ekonomi kreatif. Kompetisi kreatif dan edukasi keuangan dirancang untuk menjaring talenta lokal serta meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.
Dengan empat hari pelaksanaan, TRIKARSA Fest 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang menghadirkan peluang ekonomi baru bagi seluruh lapisan masyarakat di kawasan Ciayumajakuning.