CIREBON — Ketua Pelaksana Titik Nol 10.0, Gilang Cikal Listanto, menyebut peringatan ini sebagai momentum menengok kembali perjalanan Titik Nol selama sepuluh tahun. Rangkaian acara tidak berhenti pada seremoni perayaan, tetapi diisi sejumlah agenda yang menyasar mahasiswa dan pelaku usaha muda di Cirebon.
"Alhamdulillah di perayaan satu decade ini kita mengusung tema A Decade of Impact, kami melihat Kembali perjalanan selama sepuluh tahun kebelakang," kata Gilang kepada kuninganmass.com, Rabu (7/10/2026).
Agenda hari pertama dibuka dengan Tarung Tiga, lomba seduh kopi yang diikuti 76 peserta. Kompetisi ini menjadi salah satu penyaring bakat barista muda dari kalangan mahasiswa dan komunitas kopi lokal.
Sejumlah peserta kemudian mengikuti Cup Tester yang diikuti 36 orang. Kedua lomba itu memperlihatkan minat generasi muda Cirebon terhadap industri kopi yang terus tumbuh.
Diskusi bisnis digelar lewat Jagongan Bareng Senja dengan menghadirkan Rijal Nurhadi dari Dillco Chocolate dan Rian Haryanto, pemilik Kopi Satu Visi. Keduanya membahas tema "Bisnis F&B di Era In This Economy".
Gilang menyebut kolaborasi dengan Indonesia Coffee Movement membuka ruang belajar yang lebih luas bagi peserta. "Kami berkolaborasi dengan Indonesia Coffe Movement, ada pelombaan, diskusi bisnis dan woekshop," paparnya.
Peserta juga mengikuti workshop affiliate bersama Trisetyadi, Creator Director Agency Solusi Sejalan. Materi yang dibahas menyangkut peluang dan strategi di bidang affiliate bagi pelaku usaha pemula.
"Ada juga workshop yang memberikan wawasan mengenai peluang dan strategi di bidang affiliate," tutur Gilang.
Agenda Harlah menjadi penutup rangkaian peringatan satu dekade Titik Nol. Kegiatan diisi doa bersama oleh Gus Nemi Mu'tasim Billah, dilanjutkan tumpengan dan penampilan akustik bersama Marshall Raja.
Ketua Umum UKM Senjapreneur, Elsandra, menilai perjalanan Titik Nol hingga usia 10 tahun bukan proses yang pendek. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang terlibat selama satu dekade.
"10 tahun Titik Nol diselenggarakan tentu bukan hal yang mudah dan bukan pula perjalanan yang singkat, semua ini hasil perjuangan kita bersama," pungkasnya.
Titik Nol 10.0 menjadi penanda peran UKM Senjapreneur sebagai ruang belajar kewirausahaan bagi mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kolaborasi dengan komunitas kopi dan pelaku usaha lokal memperlihatkan arah kegiatan yang menyasar praktik bisnis, bukan sekadar wacana di ruang kelas.