JAWA BARAT — Apple TV menayangkan balapan Formula 1 Grand Prix Bahrain secara gratis untuk seluruh penonton di Amerika Serikat akhir pekan ini, tanpa perlu langganan berbayar. Sesi kualifikasi sudah berlangsung lebih dulu, sementara balapan utama dijadwalkan mulai pukul 03.00 waktu Timur AS atau 14.00 WIB. Penayangan gratis ini jadi pengecualian dari skema berlangganan yang biasanya berlaku di platform tersebut.
Siaran pembuka dimulai pukul 01.50 waktu Timur AS, lalu balapan utama menyala pukul 03.00 waktu Timur AS atau sekitar pukul 14.00 WIB. Penonton yang tidak sanggup begadang tetap bisa menyaksikan tayangan ulang secara on-demand setelah balapan selesai.
Sesi kualifikasi yang digelar lebih awal menghasilkan Max Verstappen dari Red Bull sebagai peraih pole position pertama musim ini. Lewis Hamilton menempel di posisi kedua, disusul pemimpin klasemen sementara Kim Antonelli di urutan ketiga. Ini menjadi peluang terbaik Red Bull meraih kemenangan balapan sepanjang tahun berjalan.
Ada keanehan pada gelaran kali ini: Grand Prix Bahrain justru berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Dalam tahun normal, balapan ini biasanya digelar jauh lebih awal dalam kalender musim.
Perang yang masih berlangsung di Iran memaksa balapan di Bahrain dibatalkan. Penyelenggara GP Bahrain kemudian memilih mensponsori balapan di lokasi lain sebagai gantinya. Sepang memang sudah tidak masuk kalender resmi F1, tetapi sirkuit ini tetap jadi favorit penonton dan diyakini menyajikan aksi balapan yang menarik.
Aplikasi Apple TV tersedia di perangkat Apple, Amazon Fire Stick, Roku, PlayStation, Xbox, dan Android. Penonton juga bisa menyaksikan lewat peramban web di tv.apple.com tanpa memasang aplikasi tambahan.
Penayangan gratis ini berbeda dari skema normal Apple TV yang mengharuskan pengguna berlangganan untuk mengakses konten olahraga. Bagi penggemar F1 di AS, ini jadi kesempatan menonton balapan tanpa biaya tambahan, meski terikat jadwal dini hari.
Belum ada keterangan apakah model serupa akan diterapkan pada seri balapan berikutnya. Yang jelas, keputusan mensponsori balapan di Sepang menunjukkan penyelenggara masih berupaya menjaga gelaran tetap berjalan meski kalender resmi terganggu konflik geopolitik.