JAWA BARAT — Apple Watch Series 12 membawa sejumlah peningkatan pada komponen inti yang menggerakkan watchOS, fitur kesehatan, dan kebugaran, sekaligus membuka kemampuan AI baru. Perangkat ini tersedia dalam ukuran 42mm dan 46mm, sama seperti pendahulunya, namun dengan sejumlah pembaruan desain dan daya tahan.
Apple Watch Series 12 memperkenalkan finishing aluminium Dark Bronze yang baru, serta material Ceramic dalam pilihan warna Pearl White dan Night Blue. Model aluminium kini dilapisi Ceramic Shield 2 yang diklaim lebih kuat dibanding generasi sebelumnya.
Ada penyesuaian dimensi minor pada kedua varian. Model 42mm kini berukuran 37mm (naik dari 36mm), sedangkan model 46mm menjadi 40mm (naik dari 39mm). Ukuran layar tetap sama, tetapi bodi yang sedikit lebih besar membuat bezel terlihat lebih lebar.
Apple menyematkan chip S11 yang lebih bertenaga, menjadi peningkatan performa pertama yang signifikan sejak S9 pada 2023. Chip ini memungkinkan fitur kesehatan dan AI eksklusif yang tidak tersedia di model lama.
Kapasitas memori juga naik dari 2GB di Series 11 menjadi 4GB. Apple tidak merinci dampaknya terhadap tugas sehari-hari, tetapi peningkatan ini diharapkan memberi dorongan yang terasa.
Apple memperkenalkan Health Sensing System, sebuah perombakan pada komponen sensor internal. Sistem ini mencakup sensor jantung elektrik generasi kedua dan sensor jantung optik always-on yang memungkinkan pelacakan detak jantung latar belakang berfrekuensi tinggi.
Pengukuran HRV kini dilakukan hingga 24 kali lebih sering dan dapat dilihat di bagian baru aplikasi Heart Rate. Fitur Recovery HRV hadir untuk mengidentifikasi sinyal stres dan pemulihan harian. Pelacakan langkah juga lebih akurat, dengan komplikasi Steps baru untuk memantau langkah secara real-time dari watch face.
Apple Watch Series 12 menghadirkan Audio Intelligence, kelas fitur Apple Intelligence baru yang ditenagai chip S11. Sebagian fitur tersedia saat peluncuran, sementara lainnya baru hadir lewat pembaruan software pada akhir 2026.
Siri Recap membuat ringkasan percakapan yang bisa ditinjau kembali, lengkap dengan judul dan poin utama di aplikasi Siri. Live Rewind menampilkan 15 detik terakhir percakapan sebagai teks dengan menekan Digital Crown dua kali. Shazam mendeteksi musik secara instan dan menampilkannya di widget Smart Stack. Sound Recognition memberi peringatan bagi pengguna tunarungu akan suara penting seperti sirene, alarm, atau tangisan bayi, bahkan tanpa iPhone di dekatnya.
Aplikasi Readiness menganalisis aktivitas, beban latihan, tanda vital, dan skor tidur untuk memberi gambaran kapasitas harian pengguna. Skor 0-10 disertai rekomendasi jelas: Recover, Pace Yourself, Ready, atau Go For It.
Pengisian daya 15 menit di Series 12 menghasilkan hingga 12 jam daya, meningkat dari 8 jam di Series 11. Daya tahan keseluruhan tetap 24 jam, tetapi latihan outdoor kini didukung hingga 10 jam, atau 25 persen lebih lama dibanding generasi sebelumnya.
Apple Watch Series 12 juga membawa perbaikan pada sisi GPS, melengkapi rangkaian pembaruan hardware dan software di generasi ini.
Dengan chip S11, RAM 4GB, dan Health Sensing System yang dirombak, Apple Watch Series 12 memosisikan diri sebagai pembaruan hardware paling substansial dalam beberapa tahun terakhir. Fitur Audio Intelligence yang baru sebagian tersedia lewat pembaruan software akhir 2026, sehingga nilai penuhnya baru akan terasa bertahap.