Erupsi Gunung Anak Krakatau, 4 Penerbangan Garuda Dialihkan ke Bandara Kertajati Majalengka

Penulis: Feri Andika  •  Senin, 07 September 2026 | 17:07:01 WIB
Empat penerbangan Garuda Indonesia dialihkan ke Bandara Kertajati, Majalengka, akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Empat layanan penerbangan Garuda Indonesia terpaksa dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah Banten. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan pengalihan rute ini dilakukan untuk mengantisipasi penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta akibat dampak abu vulkanik.

JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi empat penerbangan Garuda Indonesia telah memanfaatkan Bandara Kertajati sebagai jalur alternatif dari Bandara Soekarno-Hatta. Langkah ini diambil setelah erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan sebaran abu vulkanik yang mengganggu operasional penerbangan di Provinsi Banten.

Hingga Senin (7/9), sejumlah maskapai mulai mengalihkan rute pendaratan maupun keberangkatan ke bandara-bandara alternatif yang telah disiapkan Kementerian Perhubungan. Selain Kertajati, pemerintah juga menyiagakan Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Juanda di Jawa Timur, serta Bandara Adi Soemarmo dan Bandara Jenderal Ahmad Yani di Jawa Tengah.

Rute dari Jeddah dan Amsterdam Mulai Mendarat di Kertajati

"Saat ini dan sejak kemarin Garuda Indonesia sudah melakukan pendaratan di Bandara Kertajati (Majalengka, Jawa Barat). Hari ini rencananya dilakukan juga pendaratan di Kertajati untuk penerbangan dari Jeddah dan Amsterdam," ujar Menhub dalam keterangan pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Kebijakan pengalihan ini menyusul hasil uji paper test yang menunjukkan sebaran abu vulkanik masih mengganggu sejumlah bandara. Menhub menyebut tujuh bandara masih ditutup, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Budiarto, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Pondok Cabe, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, serta Bandara Husein Sastranegara Jawa Barat.

Singapore Airlines Ganti Pesawat demi Tampung Penumpang Lebih Banyak

Maskapai asing pun mulai menyesuaikan operasionalnya. Singapore Airlines disebut akan mengganti pesawat Boeing 737-800 dengan Airbus A350 yang berkapasitas lebih besar untuk penerbangan dari Singapura.

"Masyarakat yang terbang dari Singapura bisa kembali melalui Surabaya. Kemudian Singapore Airlines juga akan memproses penerbangan ke Yogyakarta sebagai bandara alternatif," tambah Menhub.

Menhub mendorong maskapai, terutama penerbangan internasional, menggunakan pesawat berbadan lebar dan bandara alternatif yang tersedia. Dengan begitu, penumpang yang tertahan di luar negeri dapat segera kembali ke Indonesia tanpa harus menunggu Bandara Soekarno-Hatta beroperasi normal.

Bandara Atung Bungsu Kembali Beroperasi Normal

Di tengah penutupan sejumlah bandara, satu kabar baik datang dari Sumatera Selatan. Berdasarkan uji paper test, Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam menunjukkan hasil negatif dari paparan abu vulkanik dan dinyatakan kembali beroperasi normal.

Kementerian Perhubungan terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan akan mengevaluasi status operasional bandara-bandara terdampak secara berkala.

Reporter: Feri Andika
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top