PURWAKARTA — Jaringan agen BRILink di Kabupaten Purwakarta tumbuh signifikan dan menjadi tulang punggung transaksi keuangan warga. Hingga 24 Agustus 2026, BRI Branch Office (BO) Purwakarta mencatat total perputaran uang dari 3.570 agen yang tersebar hingga tingkat desa telah menembus angka Rp 2,24 triliun.
Pencapaian itu tidak hanya mencerminkan akses layanan perbankan yang semakin dekat dengan masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal. Kehadiran agen ini mengintegrasikan usaha harian para pedagang dengan layanan keuangan formal, sehingga mampu menambah pendapatan sekaligus menghidupkan ekosistem bisnis di sektor informal.
Mayoritas agen BRILink di Purwakarta merupakan pelaku UMKM, seperti pemilik warung kelontong, konter pulsa, dan toko kelontong desa. Mereka tidak hanya melayani transaksi perbankan, tetapi juga menjalankan usaha dagangnya sehari-hari secara bersamaan.
Model usaha ganda ini terbukti efektif. Para pedagang mendapatkan tambahan pendapatan dari setiap transaksi yang mereka layani, sementara masyarakat sekitar tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kantor cabang untuk kebutuhan finansial dasar.
Peran agen BRILink di Purwakarta melampaui sekadar layanan tarik tunai. Melalui ekosistem digital perbankan, mereka mempermudah warga melakukan berbagai transaksi non-tunai, mulai dari transfer antarbank, pembayaran tagihan listrik, air, dan BPJS, hingga pencairan bantuan sosial pemerintah.
Layanan tersebut berjalan cepat, aman, dan menjadi ujung tombak literasi keuangan digital di tengah masyarakat. Digitalisasi yang menyentuh tingkat pedesaan ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan nasional.
Branch Office Head (BOH) BRI Purwakarta, Raden Balya Taufik Hidayat A, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan. Ia menegaskan bahwa ribuan agen tersebut bukan sekadar perpanjangan tangan perusahaan.
"Capaian perputaran uang yang menyentuh angka Rp 2,24 Triliun ini menunjukkan betapa aktifnya transaksi ekonomi masyarakat di tingkat mikro. Sebanyak 3.570 Agen BRILink yang kami naungi bukan sekadar perpanjangan tangan BRI, melainkan pahlawan inklusi keuangan yang menggerakkan sektor informal dan menjadi ujung tombak literasi keuangan digital di masyarakat Purwakarta," ujar Raden Balya Taufik Hidayat A.
Ke depan, BRI BO Purwakarta berkomitmen memperkuat pendampingan bagi para agen. Fokus utama meliputi edukasi keamanan transaksi serta pemanfaatan fitur-fitur digital modern agar kualitas layanan terus meningkat.
Langkah ini diambil untuk memastikan inklusi keuangan di Kabupaten Purwakarta berjalan secara berkelanjutan. Dengan dukungan agen yang makin cakap, diharapkan ekosistem keuangan digital di daerah semakin kokoh dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.