JAWA BARAT — Nothing Ear (3a) datang dengan dua pilihan warna mencolok, pink dan kuning, yang langsung membedakannya dari lautan earbuds hitam-putih di pasaran. Namun, daya tarik utamanya bukan cuma soal tampilan. Setelah memakainya sebagai pemutar musik harian dan alat bantu meeting mendadak, ada satu temuan menarik: fitur perekam audio bawaannya bekerja mulus dan terasa praktis, sesuatu yang jarang dieksekusi dengan baik oleh kompetitor di harga yang sama.
Identitas transparan khas Nothing tetap dipertahankan, tapi case-nya dirombak total menjadi lebih membulat. Kesan premium langsung terasa saat pertama kali dipegang — detail seperti indikator lampu sisa baterai di case biasanya baru ditemukan di produk dengan harga dua kali lipat.
Nothing juga menyertakan beberapa ukuran eartip di dalam paket penjualan. Dengan penyesuaian yang tepat, earbuds ini duduk dengan nyaman dan kedap di telinga, membuatnya aman dipakai berlama-lama. Untuk ketahanan, rating IP54 membuatnya cukup aman dari keringat saat olahraga, tapi tidak disarankan untuk terkena air langsung atau dibawa berenang.
Driver dynamic 12 mm yang ditanamkan menghasilkan suara dengan karakter jernih. Bass-nya padat dan bertekstur, sementara frekuensi menengah dan tinggi tetap terdengar rapi. Soundstage-nya terasa lega, memberi ruang bagi instrumen untuk bernapas — sesuatu yang jarang ditemui di kelas harganya.
Vokal terdengar jernih dan enak di telinga. Meski begitu, perlu ditegaskan bahwa performa ini belum mampu menyaingi TWS flagship di atas Rp 3 jutaan. Untuk harga satu jutaan, kualitasnya sudah amat baik, tapi bukan yang terbaik mutlak.
Dukungan codec LDAC dan sertifikasi Hi-Res Audio memberikan keunggulan detail dibanding earbuds sekelas yang hanya mengandalkan SBC atau AAC. Tentu saja, keunggulan ini baru terasa jika kamu memutar file musik beresolusi tinggi dan smartphone-mu mendukung codec LDAC. Pengaturan suara bisa dilakukan lewat aplikasi Nothing X, termasuk memakai equalizer buatan komunitas bagi yang malas mengatur manual.
Klaim ANC hingga 45 dB terasa cukup akurat dalam pemakaian sehari-hari. Suara AC, kipas angin, dan obrolan latar di kafe berhasil diredam dengan efektif. Namun, saat berhadapan dengan kebisingan ekstrem seperti jalan raya yang ramai atau ruangan dengan musik keras, masih ada sedikit suara yang lolos.
Tingkat peredamannya belum bisa menandingi Nothing Ear (3) yang harganya dua sampai tiga kali lipat. Tapi untuk earbuds di kelas satu jutaan, performa ANC yang ditawarkan sudah masuk kategori sangat baik.
Inilah fitur yang membuat Nothing Ear (3a) berbeda dari kompetitor. Setiap earbud memiliki penyimpanan internal 16 MB (total 32 MB) yang berfungsi menyimpan rekaman audio langsung, tanpa perlu membuka aplikasi apa pun di ponsel.
Cara pakainya sederhana: cubit kedua earbuds secara bersamaan. Ear (3a) akan menangkap klip audio dari apa pun yang sedang diputar, termasuk hingga 30 detik sebelum gestur cubit dilakukan. Jadi kalau ada lirik atau kalimat penting yang terlewat, kamu masih bisa menangkapnya berkat buffer mundur ini.
Selain Audio Snapshot, ada juga fitur Call Recording untuk merekam panggilan telepon atau meeting langsung dari earbuds dengan durasi hingga sekitar dua jam. Semua rekaman otomatis tersinkronisasi ke aplikasi Nothing X saat earbuds terhubung ke smartphone. Dari situ, rekaman bisa diputar ulang, dibagikan, atau ditranskripsikan menjadi teks.
Catatan penting: transkripsi otomatis di aplikasi Nothing X hanya gratis selama tiga bulan pertama dengan batas durasi tertentu per bulan. Setelah itu, kamu perlu berlangganan Nothing X Pro jika ingin terus menggunakan fitur transkrip. Merekam klip dan panggilan tetap gratis selamanya, hanya transkripsinya yang berbayar setelah masa promo berakhir.
Nothing mengklaim daya tahan earbuds mencapai 10 jam dengan ANC nonaktif atau 6 jam dengan ANC aktif. Jika dihitung bersama case, totalnya bisa mencapai 42 jam atau 25 jam dengan ANC menyala. Fast charging juga tersedia — cas 5 menit diklaim cukup untuk 1 jam pemakaian, berguna untuk situasi darurat saat lupa mengisi daya semalaman.
Pengujian komprehensif untuk baterai belum sempat dilakukan, tapi dari aktivitas harian yang sudah dijalani, angka klaim tersebut terasa realistis dan tidak akan meleset jauh.
Nothing Ear (3a) adalah pilihan tepat bagi pelajar atau pekerja yang sering ketinggalan detail penting di kelas atau rapat. Fitur perekam audio dan transkripsinya memberikan nilai tambah yang tidak dimiliki TWS lain di harga yang sama.
Namun, bagi audiophile yang mengutamakan kualitas suara murni atau mereka yang butuh peredam bising ekstrem untuk perjalanan kereta setiap hari, earbuds ini mungkin terasa kurang. Untuk kelasnya, Nothing Ear (3a) adalah paket lengkap yang seimbang dengan satu fitur unik yang benar-benar berguna.