SUKABUMI — Pengurus ASKLIN Kabupaten Sukabumi memanfaatkan Rakercab II untuk memetakan tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang. Kegiatan yang mengusung tema "Klinik Tangguh, Pelayanan Bermutu, Organisasi Maju" ini dihadiri pengurus cabang, perwakilan anggota, serta mitra industri kesehatan.
Ketua Panitia Rakercab II menyebut forum ini bukan sekadar agenda tahunan rutin. Menurutnya, momen ini dipakai untuk menyatukan visi seluruh anggota dalam menghadapi dinamika sektor kesehatan di tingkat kabupaten.
Panitia berharap Rakercab menghasilkan program kerja yang inovatif dan realistis. Program tersebut nantinya harus berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan klinik kepada masyarakat Sukabumi.
Apresiasi disampaikan kepada panitia, peserta, sponsor, dan mitra yang berkontribusi dalam penyelenggaraan acara. Dukungan tersebut dinilai penting agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan strategis.
Ketua ASKLIN Kabupaten Sukabumi menegaskan posisi klinik sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan tingkat pertama. Peran ini menuntut penguatan kapasitas organisasi dan peningkatan profesionalisme setiap anggota.
"Melalui Rakercab II ini kami ingin memperkuat komitmen bersama agar klinik-klinik di Kabupaten Sukabumi semakin tangguh, mampu memberikan pelayanan yang bermutu, serta menjadikan ASKLIN sebagai organisasi yang solid, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya maupun masyarakat. Kami berharap seluruh hasil Rakercab dapat diterjemahkan menjadi program kerja yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan demi mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi," ujarnya.
Organisasi ini berkomitmen membangun kolaborasi erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat eksistensi ASKLIN sebagai mitra resmi pemerintah dalam urusan layanan kesehatan.
Rakercab II diharapkan melahirkan rekomendasi strategis yang menjadi pedoman organisasi ke depan. Pedoman tersebut akan digunakan untuk menjalankan program kerja yang berorientasi pada keselamatan pasien dan kualitas layanan yang profesional.