BANDUNG — Arni Mardiani masih belum mendapat kabar pasti soal keberadaan suaminya, Diki Akbari, yang dilaporkan hilang sejak empat hari lalu. Pria 23 tahun itu terakhir kali terlihat saat berangkat mengantar pesanan makanan menggunakan sepeda motor dari rumah mereka di kawasan Cikutra.
Menurut Arni, malam itu Diki mendapat orderan pertama ke wilayah Cihaurgeulis. Jaraknya tidak jauh dari rumah. Namun, setelah menyelesaikan satu pesanan, sistem aplikasi kembali memberikan tugas ke daerah Saparua dan berlanjut ke Dago.
“Nah hilang kontaknya tuh waktu nganter ke Dago,” ujar Arni saat ditemui di kediamannya, Rabu (29/7). Ia mengaku sudah mencoba menghubungi nomor ponsel suaminya berkali-kali, tetapi tidak pernah tersambung.
Sejak malam itu, Arni juga sudah mendatangi rumah kerabat dan teman-teman Diki. Semua akun media sosial suaminya ia cek dan ia kirimi pesan. “Enggak ada yang tahu, enggak ada yang dikabari,” ungkapnya.
Arni menegaskan bahwa tidak ada pertengkaran atau masalah pribadi yang mendahului kepergian Diki. “Enggak ada sih. Di rumah juga nggak ada masalah apa-apa,” katanya.
Ia juga menyebut suaminya tidak memiliki kebiasaan bermalam di luar tanpa kabar. Selama bekerja sebagai driver ojol, Diki dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan selalu pulang setelah shift malam.
Setelah dua hari melakukan pencarian mandiri tanpa hasil, Arni memutuskan melapor ke Polsek Cibeunying Kidul yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani. “(Sudah) Kemarin, ke Polsek Cibeunying Kidul yang di Ahmad Yani,” imbuhnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan awal. Belum ada informasi mengenai titik terakhir keberadaan Diki atau dugaan keterlibatan pihak ketiga dalam peristiwa ini.
Keluarga berharap Diki segera ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka juga meminta masyarakat yang melihat atau memiliki informasi tentang pria dengan ciri-ciri pengemudi ojol tersebut untuk menghubungi polsek terdekat.