JAWA BARAT — Pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi holding BUMN semen tersebut di tengah persaingan industri yang ketat. Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyebut transformasi internal menjadi kunci utama di balik pertumbuhan ini.
“Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai bagi pemangku kepentingan,” ujar Vita dalam keterangan tertulis, Senin (27/7).
Vita menjelaskan, penopang utama pendapatan perseroan berasal dari penjualan segmen ritel yang menyumbang sekitar 70% dari total pendapatan SIG. Untuk menjaga momentum pada paruh kedua tahun ini, perseroan membidik perluasan pangsa pasar di Jawa Barat.
Langkah ini didasari oleh tren pertumbuhan permintaan semen nasional di provinsi tersebut yang melonjak 7,5% secara tahunan selama semester I 2026. “Penguatan pasar mikro di berbagai wilayah penjualan merupakan langkah strategis SIG untuk memenangkan persaingan dan menjadi motor penggerak pertumbuhan kinerja berkelanjutan, sekaligus mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader di Indonesia,” tegas Vita.
Sebagai holding BUMN di sektor semen, SIG saat ini mengonsolidasikan enam anak usaha produsen semen, baik nasional maupun regional. Mereka adalah PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja Tbk, dan Thang Long Cement Company di Vietnam.
Melalui integrasi fasilitas produksi dan jaringan distribusi tersebut, SIG optimistis dapat terus mengamankan pasokan bahan bangunan secara berkelanjutan. Langkah ini sekaligus untuk mendukung percepatan proyek infrastruktur dan kebutuhan perumahan masyarakat.
Dengan capaian ini, SIG menunjukkan bahwa transformasi yang dijalankan mulai membuahkan hasil nyata. Fokus pada pasar mikro dan ekspansi ke wilayah dengan permintaan tinggi seperti Jawa Barat menjadi strategi yang diandalkan untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar di industri semen nasional.