SUMEDANG — Peringatan Hari Lahir ke-53 KNPI Kabupaten Sumedang berlangsung di Cafe Sore Space, Jumat malam (24/7/2026). Acara dihadiri Bupati H. Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati M. Fajar Aldila, dan ratusan pemuda. Tema “Melepas Perasaan, Merayakan Muda” menjadi momentum kebersamaan dan semangat baru setelah melepaskan beban mental.
Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan KNPI harus menjadi “rumah besar” yang produktif, bukan sekadar formalitas organisasi. “Jangan hanya berhenti pada ide dan diskusi. Kita harus berani mengeksekusi. Open mind, open heart, dan open will,” ujarnya.
Dony menyoroti kompleksitas tantangan era digital yang menuntut adaptasi cepat. Ia mengajak pemuda meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, memperluas jejaring, dan menjaga integritas karakter. Menurutnya, KNPI harus bertransformasi menjadi inkubator yang melahirkan revolusi kesadaran pemuda Sumedang.
Revolusi kesadaran yang dimaksud Dony adalah pergeseran pola pikir dari pasif menjadi aktif-progresif. Pemuda didorong memiliki lima karakter pemimpin masa depan: visioner, inspiratif, terbuka, adaptif, dan progresif. Dengan demikian, KNPI menjadi ruang belajar dan berkarya yang sesungguhnya.
“Dari ruangan ini saya yakin akan lahir calon-calon pemimpin masa depan yang matang kapasitasnya,” kata Dony. Ia menambahkan bahwa pemuda adalah aset utama kemajuan bangsa yang nilainya tak tergantikan di tengah dinamika global yang semakin kompetitif.
Ketua DPD KNPI Sumedang, Muhammad Rizki Kharisma, menyambut positif arahan bupati. Ia menyatakan bahwa momen Harlah ke-53 ini menjadi momentum strategis memperkuat kebersamaan dan membangkitkan semangat baru setelah melepaskan beban mental. Kehadiran bupati dan wakil bupati dinilai sebagai motivasi tinggi bagi generasi muda untuk terus bergerak.
Rizki berkomitmen menjadikan KNPI sebagai platform yang relevan dengan kebutuhan zaman, sejalan dengan tuntutan revolusi kesadaran pemuda Sumedang yang digagas kepala daerah. Sinergi antara pemkab dan organisasi pemuda diharapkan menciptakan ekosistem yang mendukung kreativitas dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Acara ditutup dengan foto bersama dan penyerahan plakat, menandai komitmen kolektif membangun Sumedang yang lebih baik. Melalui penguatan peran KNPI, revolusi kesadaran pemuda Sumedang diharapkan terwujud dalam aksi nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.