BOGOR — Peluang Bogor Hornbills merebut gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah masih terbuka lebar. Tim asuhan Cezar Camara Perez sukses menyamakan kedudukan setelah menundukkan Pelita Jaya Jakarta di hadapan pendukung sendiri.
Kemenangan 85-72 di GOR Tangkas menjadi modal berharga menjelang laga pamungkas. Sistem kandang-tandang yang diterapkan IBL musim ini membuat gim kelima digelar di markas Pelita Jaya, GMSB Jakarta.
Pelatih Bogor Hornbills, Cezar Camara Perez, menginstruksikan timnya untuk segera melakukan evaluasi dan analisis pertandingan. Ia menekankan fokus penuh diperlukan untuk menghadapi laga krusial di Jakarta.
"Kami akan melakukan evaluasi dan analisis pertandingan. Kami harus fokus untuk pergi ke Jakarta menghadapi pertandingan penting hari Minggu nanti," ujarnya.
Pemain kunci Bogor Hornbills, Fhirdan Guntara, menyatakan kesiapan bertanding habis-habisan. Ia bertekad mempersembahkan gelar juara pertama bersejarah bagi tim musim ini.
"Kita punya mindset menang karena tim memiliki kapabilitas itu. Kuncinya bertahan solid dan tetap agresif saat menyerang demi meraih kemenangan," kata Fhirdan.
Final IBL 2026 menjadi edisi pertama yang menggunakan sistem best of five dengan format kandang-tandang. Penerapan sistem ini dinilai membuat kompetisi lebih kompetitif dan memberikan keuntungan bagi tim tuan rumah di setiap gim.
Bagi Bogor Hornbills, laga Minggu nanti bukan sekadar perebutan gelar. Ini adalah kesempatan emas mencatatkan nama mereka sebagai juara IBL untuk pertama kalinya sejak klub berdiri. Sebaliknya, Pelita Jaya Jakarta akan berusaha memanfaatkan keunggulan bermain di kandang sendiri untuk mengamankan trofi.