BOGOR — Manajemen RSUD R Moh Noh Nur turut serta dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang berlangsung di Desa Malasari, Kabupaten Bogor. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan layanan kesehatan hingga ke wilayah pedesaan.
Desa Malasari yang berada di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merupakan salah satu kawasan yang cukup terpencil dan selama ini menjadi perhatian Pemkab Bogor dalam hal aksesibilitas pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan.
Desa Malasari termasuk wilayah dengan akses jalan yang masih terbatas dan jarak tempuh cukup jauh dari pusat kota. Kondisi ini membuat warga kerap kesulitan mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan memadai.
Kehadiran jajaran RSUD R Moh Noh Nur dalam acara HJB ke-544 di desa tersebut menjadi sinyal bahwa Pemkab Bogor serius membawa layanan kesehatan lebih dekat ke masyarakat akar rumput.
Dalam kesempatan itu, pihak RSUD R Moh Noh Nur tidak hanya hadir sebagai peserta seremonial, tetapi juga menunjukkan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah desa dan puskesmas setempat.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemkab Bogor untuk mengurangi kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan yang kerap menjadi keluhan warga di daerah terpencil seperti Malasari.
Dengan hadirnya manajemen rumah sakit dalam forum seperti HJB, warga berharap ada program-program kesehatan keliling atau layanan rujukan yang lebih dipermudah ke depannya.
Pemerataan layanan kesehatan bukan hanya soal membangun gedung puskesmas, tetapi juga memastikan tenaga medis dan akses rujukan bisa menjangkau desa-desa yang selama ini terisolasi.
RSUD R Moh Noh Nur pun diharapkan bisa menjadi ujung tombak dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang adil dan merata di seluruh pelosok Kabupaten Bogor.