BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendorong Persib Bandung untuk memperluas ambisi ke kancah internasional setelah sukses mencatatkan tiga gelar juara berturut-turut di Liga 1. Menurutnya, torehan hattrick tersebut harus menjadi batu loncatan, bukan sekadar puncak prestasi.
“Saya berharap Persib Bandung bisa bicara lebih baik lagi, bisa berprestasi lebih tinggi lagi,” ujar Erwan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (25/5/2026).
Erwan mengapresiasi capaian Persib yang musim lalu sudah menunjukkan taji di turnamen Asia. Namun, ia mendorong agar skuat asuhan Bojan Hodak bisa melangkah lebih jauh.
“Nanti di ASEAN, sehingga Persib tidak hanya jago di Liga Indonesia saja. Tahun kemarin sudah cukup bagus, tetapi minimal semifinal di ACL,” harapnya.
Ia mengingatkan bahwa status sebagai juara bertahan tiga kali berturut-turut membawa konsekuensi besar. Tim kebanggaan bobotoh ini dituntut untuk membuktikan dominasi tidak hanya di dalam negeri.
Keberhasilan Persib meraih gelar juara Liga 1 musim 2025-2026 menjadi sejarah tersendiri. Ini adalah kali ketiga secara beruntun mereka mengangkat trofi, sebuah pencapaian yang langka di sepak bola Indonesia.
“Alhamdulillah kami sangat mengapresiasi dengan capaian hattrick ini,” ucap Erwan.
Raihan tersebut sekaligus menambah koleksi bintang kelima di logo Persib. Erwan menyebut prestasi itu menjadi kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.
Di luar urusan prestasi di lapangan, Erwan mengaku telah membahas rencana ambisius lain dengan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Salah satunya adalah pembangunan museum Persib di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
“Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, jajaran manajemen PT PBB, juga para bobotoh yang setia mendukung Persib Bandung hingga bisa mempertahankan juara ini tiga kali berturut-turut,” ucapnya.
Museum itu diharapkan menjadi pusat dokumentasi sejarah perjalanan klub yang sudah berdiri sejak 1933. Selain sebagai destinasi wisata edukasi bagi bobotoh, museum ini juga menjadi simbol betapa besarnya ekosistem sepak bola di Jawa Barat.