Pencarian

Maternal Assisted Caesarean: Ibu Bisa Angkat Bayi Sendiri saat Operasi Caesar

Jumat, 23 Oktober 2026 • 11:23:31 WIB
Maternal Assisted Caesarean: Ibu Bisa Angkat Bayi Sendiri saat Operasi Caesar
Ibu dapat mengangkat sendiri bayinya dari area operasi ke dada melalui metode maternal assisted caesarean.

JAWA BARAT — Operasi caesar tak selalu berarti ibu pasif sepanjang persalinan. Metode maternal assisted caesarean memungkinkan ibu mengangkat bayinya sendiri dari area operasi ke dada, dan cara kerjanya perlu dipahami sebelum memilih.

Persalinan caesar sering digambarkan sebagai momen ketika ibu hanya berbaring menunggu bayinya diangkat tim medis. Padahal ada pendekatan yang memberi ruang bagi ibu untuk ikut serta di tahap akhir kelahiran: maternal assisted caesarean atau maternal assisted caesarean section (MACS).

Metode ini diperkenalkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi asal Australia, Dr Stephen Cole, di Epworth Freemasons, Melbourne, pada 2020. Pedoman yang ia kembangkan kemudian dipakai sejumlah rumah sakit di Australia.

Apa Itu Maternal Assisted Caesarean

Maternal assisted caesarean adalah pendekatan operasi caesar yang memberi kesempatan kepada ibu berpartisipasi aktif saat bayinya dilahirkan. Ibu membantu mengangkat bayi setelah dokter mengeluarkan sebagian tubuhnya, lalu meletakkannya di dada untuk pelukan pertama.

Dalam caesar konvensional, dokter dan tim medis sepenuhnya bertanggung jawab mengeluarkan bayi dari rahim. Bayi biasanya menjalani pemeriksaan awal lebih dulu sebelum diserahkan ke ibu jika kondisi keduanya memungkinkan.

Pada MACS, keterlibatan ibu terjadi di tahap akhir kelahiran. Operasi tetap dikerjakan dokter dan tim medis profesional, bukan oleh ibu sendiri.

Bagaimana Prosedurnya Berjalan

Ibu yang memilih metode ini menjalani persiapan khusus sebelum operasi, termasuk edukasi soal prosedur dan pengalaman yang mungkin dihadapi. Tahapannya secara umum:

  • Konsultasi sebelum persalinan: ibu berdiskusi dengan dokter soal keinginan menjalani MACS, kondisi kehamilan, dan kelayakan prosedur berdasarkan penilaian medis.
  • Persiapan di ruang operasi: ibu mendapat penjelasan prosedur dan dapat diminta cuci tangan bedah, mengenakan gaun steril, serta sarung tangan steril sesuai protokol rumah sakit.
  • Dokter mengeluarkan sebagian tubuh bayi: setelah kepala dan bagian tubuh bayi keluar sesuai tahapan operasi, tim medis membantu mengarahkan proses selanjutnya.
  • Ibu membantu mengangkat bayi: jika situasi aman, ibu dibimbing mengangkat bayi dari area operasi menuju dadanya.
  • Kontak awal: bayi diletakkan di dada ibu untuk kontak kulit ke kulit bila kondisi keduanya memungkinkan, sementara pemeriksaan medis tetap berjalan sesuai kebutuhan.

Kain pembatas operasi yang biasanya menutupi pandangan ibu dapat diturunkan agar ibu bisa melihat proses kelahiran. Karena itu, ibu dan pendamping perlu siap melihat darah dan bagian dari prosedur operasi.

Rincian pelaksanaan bisa berbeda di tiap rumah sakit, bergantung pada protokol, kondisi klinis, dan kesiapan tim medis.

Manfaat yang Diharapkan dan Batasannya

Tujuan utama MACS adalah membuat ibu merasa lebih terlibat dalam pengalaman melahirkan, terutama mereka yang menjalani operasi caesar terencana. Seorang ibu bernama Stacey Allison menceritakan pengalamannya menjalani metode ini untuk kelahiran anak keempatnya.

Setelah tiga kali operasi caesar, persalinan keempatnya terasa berbeda karena ia bisa mengangkat bayinya sendiri dan langsung memeluknya. Allison merasa pengalaman itu membantunya membangun ikatan dengan bayi sejak awal dan membuat masa setelah persalinan terasa lebih positif.

Dr Cole menjelaskan metode ini bertujuan membantu ibu merasa lebih terlibat dan merasakan kedekatan awal dengan bayi. Namun, kesaksian Allison merupakan pengalaman individual, bukan bukti semua ibu akan merasakan manfaat yang sama.

Manfaat seperti pengalaman persalinan lebih positif, rasa memiliki kendali, dan kedekatan emosional masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk dibandingkan dengan caesar konvensional.

Yang Perlu Ibu Pertimbangkan

Tidak semua ibu yang menjalani operasi caesar bisa memilih metode ini. Kelayakan ditentukan penilaian medis atas kondisi kehamilan, kesiapan tim, dan protokol rumah sakit tempat bersalin.

Diskusikan keinginan menjalani MACS sejak masa konsultasi kehamilan, bukan mendadak di ruang operasi. Tanyakan juga apakah fasilitas bersalin menyediakan prosedur ini dan bagaimana kesiapan timnya.

Bila ibu ragu melihat darah atau prosedur operasi, sampaikan pada dokter agar pendampingan bisa disiapkan. Keputusan akhir tetap mengutamakan keselamatan ibu dan bayi.

Maternal assisted caesarean membuka pilihan bagi ibu yang ingin lebih terlibat saat bayinya lahir lewat operasi caesar. Bekali diri dengan pemahaman prosedur, diskusikan dengan dokter, dan pilih fasilitas yang benar-benar siap menjalankannya.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks