Pencarian

Polrestabes Bandung Ringkus Pencuri Kabel Lampu Lalu Lintas, Tembaga di Dalamnya Jadi Incaran

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 08:46:31 WIB
Polrestabes Bandung Ringkus Pencuri Kabel Lampu Lalu Lintas, Tembaga di Dalamnya Jadi Incaran
Kapolrestabes Bandung menggelar perkara kasus pencurian kabel lampu lalu lintas di Markas Polrestabes Bandung, Jumat (2/10/2026).

BANDUNG — Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi menyatakan pengungkapan kasus ini berkat kolaborasi kepolisian, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan, dan masyarakat yang proaktif melapor. Pelaku selama beberapa bulan terakhir meresahkan warga karena ulahnya membuat sejumlah lampu merah di Kota Bandung mendadak padam.

Dari pemeriksaan awal, polisi baru mengamankan satu orang pelaku. Pengembangan terus dilakukan untuk membongkar jaringan yang lebih luas.

Modus Pelaku: Incar Tembaga, Berbekal Perkakas Rumahan

Dedi membeberkan bahwa pelaku tergiur kandungan tembaga bernilai ekonomis tinggi di dalam kabel lampu lalu lintas. Aksi kejahatan itu dijalankan hanya dengan perkakas sederhana.

"Ini kabel yang diincar karena di dalamnya ada tembaga. Pelaku juga menggunakan alat yang cukup sederhana, seperti obeng, tang, pisau cutter, dan kunci ring," ujar Dedi saat gelar perkara di Markas Polrestabes Bandung, Jumat (2/10/2026).

Menurut Dedi, pengungkapan ini membuka sejumlah TKP lain yang berkaitan dengan jaringan pencurian kabel. Polisi belum merinci berapa total kerugian akibat aksi pelaku.

"Dari pengungkapan pelaku tersebut beberapa TKP saat ini sudah terungkap, kemudian kita masih akan lakukan pengembangan," tegasnya.

Dampak Pencurian Kabel: Keselamatan Berlalu Lintas Taruhannya

Dedi menekankan pencurian kabel traffic light bukan perkara sepele. Meski wujudnya sekadar kabel, dampaknya menyangkut keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

"Bisa kita bayangkan kalau Kota Bandung yang semegah ini tanpa traffic light. Betapa carut-marutnya lalu lintas di kota ini kalau ini semua tidak segera kita hentikan," tandasnya.

Mobilitas kendaraan di Kota Bandung tergolong tinggi. Pada tiap akhir pekan, arus kendaraan roda empat yang masuk bisa mencapai 70.000 hingga 80.000 unit.

Lonjakan itu, kata Dedi, menunjukkan Bandung tetap jadi tujuan favorit masyarakat dari dalam maupun luar daerah. Kondisi keamanan yang kondusif menjadi kunci agar roda perekonomian warga terus berputar.

"Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat bahwa Bandung kondusif, Bandung aman sehingga perekonomian Bandung tetap bergulir, tetap terjaga," imbuhnya.

Wali Kota Bandung Apresiasi Respons Cepat Kepolisian

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Polrestabes Bandung. Sebagai kota terbuka, Bandung memiliki kerentanan tersendiri terhadap potensi tindak kriminalitas.

"Kami sangat menghargai, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh kepolisian di Polrestabes Kota Bandung karena ini bukan pekerjaan mudah sama sekali," puji Farhan.

Farhan menjelaskan, sinergi pengamanan dijalankan sesuai porsi kewenangan masing-masing. Jajaran Pemkot Bandung dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga perangkat daerah dikerahkan untuk memperkuat deteksi dini dan pengawasan wilayah.

Jika ditemukan indikasi yang berpotensi mengancam keamanan publik, Pemkot langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

"Apabila kami sudah melihat ada sesuatu, deteksi dini yang berbahaya, maka kami akan langsung laporkan kepada kepolisian," tegasnya.

Farhan menilai respons kilat kepolisian merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi warganya.

"Rasa aman menjadi penting karena itu adalah tugas utama dari kita sebagai pemerintahan, representasi negara bagi warga negara, memberikan rasa aman, memberikan rasa nyaman," pungkasnya.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kapol.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks