Pencarian

PTPN I Siapkan Penghijauan 900 Hektare Lahan Cikembang Pangalengan, Dukung Program Pemprov Jabar

Kamis, 01 Oktober 2026 • 17:06:32 WIB
PTPN I Siapkan Penghijauan 900 Hektare Lahan Cikembang Pangalengan, Dukung Program Pemprov Jabar
Lahan Cikembang di Pangalengan, Kabupaten Bandung, disiapkan untuk penghijauan seluas 900 hektare.

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 menyiapkan penghijauan kembali sekitar 900 hektare lahan Cikembang di Pangalengan, Kabupaten Bandung, untuk mendukung program Pemprov Jawa Barat. Penanaman pohon dan tanaman khas akan disesuaikan dengan karakteristik serta kondisi ekologis kawasan. Langkah ini merespons sorotan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atas lahan berlereng yang selama puluhan tahun ditanami sayuran musiman.

BANDUNG — Region Head PTPN I Regional 2 Desmanto menyatakan pihaknya menyambut baik rencana Gubernur Jawa Barat untuk bekerja sama menghijaukan kembali lahan-lahan PTPN. Penghijauan dilakukan melalui penanaman pohon dan tanaman khas yang disesuaikan dengan kondisi kawasan Cikembang.

"Kami menyambut baik rencana Pak Gubernur Jawa Barat untuk melakukan kerja sama menghijaukan kembali lahan-lahan PTPN. Kami siap mendukung melalui penanaman kembali dengan pohon dan tanaman khas yang sesuai dengan kondisi kawasan Cikembang," kata Desmanto di Bandung, Kamis.

Mengapa Penanaman Harus Sesuai Karakter Lahan

Desmanto menuturkan penanaman kembali perlu mempertimbangkan kemiringan areal, kondisi tanah, serta kesesuaian jenis tanaman dengan ekosistem setempat. Tujuannya agar penghijauan memperkuat fungsi ekologis kawasan.

"Jenis pohon dan tanaman yang ditanam tentunya akan disesuaikan dengan kondisi lahan dan karakter kawasan. Yang utama adalah bagaimana kawasan ini kembali memiliki tutupan vegetasi yang kuat, beragam, dan sesuai dengan ekosistem setempat," ujar dia.

Menurut Desmanto, penanaman pohon dapat dipadukan dengan tanaman khas kawasan dan jenis tanaman berkayu lainnya. Kombinasi itu membentuk vegetasi yang lebih beragam dibanding penanaman satu jenis saja.

Fungsi Vegetasi Beragam untuk Tanah dan Air

Vegetasi yang sesuai kondisi kawasan membantu menjaga struktur tanah dan meningkatkan daya serap air. Tanaman juga mengurangi paparan langsung air hujan terhadap permukaan tanah.

"Dengan vegetasi yang lebih beragam, kita berharap fungsi ekologis kawasan dapat semakin kuat. Pohon dan tanaman yang sesuai dengan lingkungan setempat juga akan membantu menjaga tanah dan air, sekaligus membuat kawasan lebih hijau dan berkelanjutan," katanya.

Sorotan Gubernur: Erosi hingga Sedimentasi Sungai dan Waduk

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti sekitar 900 hektare lahan PTPN di kawasan Cikembang yang selama puluhan tahun dimanfaatkan masyarakat untuk menanam tanaman musiman, terutama sayuran. Budi daya pada lahan berlereng terbuka berpotensi meningkatkan erosi dan sedimentasi yang berdampak ke sungai maupun waduk di kawasan hilir.

Dedi menilai pemulihan fungsi lahan penting sebagai bagian dari mitigasi risiko bencana sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan hulu Sungai Citarum.

"Apabila terjadi bencana alam, kerugian yang sangat besar juga akan ditanggung masyarakat, baik secara material maupun korban jiwa. Setelah bencana terjadi, diperlukan pula biaya untuk pemulihan, termasuk pengerukan sedimentasi sungai, waduk, atau danau," ujar dia.

Prinsip Tata Kelola Aset Negara

Desmanto menegaskan PTPN I mendukung langkah Pemprov Jawa Barat melalui penghijauan kembali lahan. Dukungan itu tetap memperhatikan prinsip tata kelola aset negara serta menjaga kawasan agar tetap produktif dan memiliki fungsi ekologis yang kuat.

Penghijauan lahan Cikembang menjadi bagian dari upaya menjaga kawasan hulu Citarum. Fungsi ekologis yang pulih diharapkan menekan risiko erosi dan sedimentasi yang selama ini mengancam sungai dan waduk di hilir.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks