JAKARTA — Skuad asuhan John Herdman tampil agresif sejak menit awal. Debutan Luke Vickery menunjukkan kecepatannya di sisi kanan sebelum mengirim umpan matang yang disambar Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13.
Gol cepat itu membuat Garuda lebih percaya diri mengendalikan permainan. Meski mendominasi penguasaan bola, tambahan gol tak kunjung hadir di babak pertama.
Maarten Paes Jaga Gawang, Singapura Kehilangan Satu Pemain
Singapura sempat memberi perlawanan lewat peluang Song Ui-young. Maarten Paes sigap menjaga gawang Indonesia dari kebobolan.
Momentum berubah di menit ke-67. Safuwan Baharudin diganjar kartu merah setelah pelanggaran terhadap Mitchell Baker ditinjau lewat VAR.
Penalti Ole Romeny Pastikan Kemenangan Garuda
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Indonesia. Dari situasi tendangan bebas Thom Haye, bola mengenai tangan Song Ui-young di kotak penalti.
Wasit menunjuk titik putih. Ole Romeny sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-74.
Skor 2-0 bertahan hingga akhir laga. Kemenangan ini mengawali kiprah Indonesia di Grup A dengan hasil positif.
AFC Puji Agresivitas Indonesia di Awal Laga
Selepas pertandingan, AFC menilai Indonesia tampil impresif. "Indonesia hanya membutuhkan waktu kurang dari seperempat jam untuk mencetak gol pembuka," tulis AFC, menyoroti agresivitas Garuda di awal laga.
Catatan AFC tersebut menegaskan bahwa gol cepat Oratmangoen menjadi kunci terbukanya pertahanan Singapura. Indonesia selanjutnya akan menghadapi laga kedua di Grup A dengan modal tiga poin.