Pencarian

Wagub Jabar Erwan Setiawan Minta Dinas Tenaga Kerja Kawal Lulusan SMK Fajar Mandala Sumedang Langsung Kerja

Senin, 21 September 2026 • 13:46:01 WIB
Wagub Jabar Erwan Setiawan Minta Dinas Tenaga Kerja Kawal Lulusan SMK Fajar Mandala Sumedang Langsung Kerja
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menghadiri peresmian bangunan baru SMK Fajar Mandala di Kampus 2 Cipameungpeuk, Kabupaten Sumedang, Kamis (17/9/2026).

SUMEDANG — Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyoroti nasib lulusan sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Sumedang. Saat meresmikan bangunan baru SMK Fajar Mandala di Kampus 2 Cipameungpeuk, ia menilai sekolah kejuruan punya tanggung jawab lebih besar daripada sekadar menuntaskan siswa belajar sembilan semester.

Peresmian itu dirangkai dengan peresmian Masjid Jami Al-Fajar di Jalan Pager Betis No. 396, Desa Cipancar, Kecamatan Sumedang Selatan. Erwan hadir langsung di lokasi, Kamis (17/9/2026).

Kompetensi dan Akhlak Jadi Syarat Utama

Menurut Erwan, SMK harus menyiapkan lulusan dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri. Kompetensi teknis saja tidak cukup. Ia menekankan pentingnya akhlak dan moral yang terjaga setelah siswa lulus.

"Jangan sekadar meluluskan siswa-siswi saja, tapi bisa menjamin bahwa ketika mereka lulus akhlaknya terjaga dengan baik, moralnya terjaga dengan baik," ujar Erwan.

Pernyataan itu ia sampaikan di hadapan pihak sekolah dan warga Desa Cipancar. Erwan menilai kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah, dan perusahaan menjadi kunci agar lulusan tidak menganggur.

Dinas Ketenagakerjaan Diminta Kontrak Perusahaan

Erwan meminta Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumedang bergerak aktif. Dinas diminta berkoordinasi dengan sekolah dan perusahaan yang beroperasi di Sumedang untuk membuka akses penyerapan tenaga kerja bagi lulusan SMK.

"Bila perlu kontrak dengan perusahaan-perusahaan, begitu lulus langsung kerja. Tidak ada lagi lulusan SMK, terutama SMK Fajar Mandala, yang menganggur. Saya akan kawal itu," katanya.

Ia menyinggung keberadaan ribuan pabrik di Kabupaten Sumedang. Pertumbuhan investasi dan kawasan industri, menurut Erwan, harus memberi manfaat langsung bagi warga setempat. Ia mengingatkan agar masyarakat Sumedang tidak hanya menjadi penonton di tengah perkembangan industri di daerahnya sendiri.

Pekerja Informal Diminta Didata untuk BPJS Ketenagakerjaan

Selain pendidikan dan ketenagakerjaan, Erwan menyoroti perlindungan pekerja melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah kabupaten dan kota diminta mendata seluruh pekerja, baik formal maupun informal.

"Informal itu ada petani, buruh kasar, pedagang, silakan data semua. Jangan sampai ketika bekerja kemudian terjadi kecelakaan, mereka tidak punya jaminan dan akhirnya timbul kemiskinan ekstrem baru, anaknya putus sekolah, dapurnya berhenti ngebul," tutur Erwan.

Data pekerja informal itu, lanjutnya, menjadi dasar agar jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya menjangkau buruh pabrik. Erwan menilai kecelakaan kerja pada pekerja tanpa jaminan berpotensi menciptakan kemiskinan baru di tingkat keluarga.

Masjid Berusia 103 Tahun Selesai Direnovasi

Pada kesempatan yang sama, Erwan mengajak warga Desa Cipancar memakmurkan Masjid Jami Al-Fajar. Masjid itu telah berdiri 103 tahun dan baru selesai direnovasi.

Ia menegaskan pembangunan masjid tidak cukup menghasilkan bangunan megah. Aktivitas keagamaan harus hidup dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

"Bukan hanya sekadar selesai bangunannya, megah bangunannya tapi kosong. Saya berharap masyarakat Desa Cipancar bisa memakmurkan Masjid Al-Hajar ini," ujarnya.

Renovasi masjid dan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut mendapat dukungan ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas Jawa Barat. Erwan berharap bantuan itu memberi manfaat berkelanjutan, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga penguatan pendidikan, karakter, dan kehidupan keagamaan warga.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarsukabumi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks