Pencarian

5 Langkah Selamat saat Bencana Alam Terjadi Ketika Liburan

Sabtu, 19 September 2026 • 08:52:01 WIB
5 Langkah Selamat saat Bencana Alam Terjadi Ketika Liburan

JAWA BARATLiburan yang sudah direncanakan jauh hari bisa berubah drastis dalam hitungan menit ketika gempa, banjir, atau erupsi gunung api datang tiba-tiba. Di tengah situasi seperti itu, kepanikan justru membuat keputusan jadi kacau. Lima langkah berikut membantu kamu tetap aman saat bencana terjadi di tengah perjalanan wisata.

Bencana alam bisa datang kapan saja, termasuk saat kamu sedang berada di destinasi wisata yang belum terlalu dikenal. Jalan yang tadinya aman bisa tertutup longsor, dan fasilitas umum bisa berhenti beroperasi tanpa peringatan. Panduan dari BNPB, BMKG, dan pemerintah daerah menekankan satu hal: keselamatan selalu di atas rencana perjalanan.

1. Tetap Tenang dan Cari Informasi Resmi

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menahan panik. Kepanikan membuat seseorang buru-buru mengambil keputusan tanpa melihat kondisi sekitar. Tarik napas, menjauh dari sumber bahaya jika memungkinkan, lalu cari tahu situasi terbaru dari sumber resmi.

Jangan langsung percaya informasi yang beredar di media sosial, apalagi yang belum jelas kebenarannya. Pantau arahan dari BNPB, BMKG, pemerintah daerah, atau petugas setempat sesuai jenis bencananya. Informasi resmi membantu kamu tahu wilayah terdampak, potensi bahaya lanjutan, dan langkah evakuasi yang perlu diambil.

2. Segera Menuju Tempat yang Lebih Aman

Kalau pihak berwenang meminta masyarakat meninggalkan lokasi, ikuti instruksi evakuasi tanpa menunda. Jangan menunggu keadaan memburuk hanya karena kondisi di sekitar masih terlihat aman. Pilih jalur evakuasi yang sudah ditentukan dan hindari jalan pintas yang belum diketahui kondisinya.

Kalau sedang berada di tempat wisata, ikuti arahan petugas, pengelola destinasi, atau pemandu wisata. Mereka biasanya punya informasi soal titik kumpul dan jalur keluar darurat. Barang bawaan, tiket wisata, atau rencana perjalanan tidak lebih penting daripada keselamatan diri.

3. Hubungi Keluarga dan Orang Terdekat

Begitu kondisi sudah cukup aman, kabari keluarga atau orang terdekat soal keadaanmu. Sampaikan lokasi terakhir, kondisi terkini, dan rencana yang akan kamu lakukan setelahnya. Informasi sederhana ini membantu keluarga tahu kamu aman sekaligus memudahkan mereka memantau situasi.

Namun, jangan terus-menerus menelepon kalau jaringan komunikasi sedang terbatas. Prioritaskan komunikasi yang benar-benar penting agar jaringan dan baterai ponsel tetap bisa dipakai untuk kebutuhan darurat. Aktifkan fitur hemat baterai dan simpan nomor penting yang mungkin dibutuhkan selama evakuasi.

4. Tunda Perjalanan dan Jangan Memaksakan Diri

Bencana alam bisa mengubah kondisi jalan, transportasi, dan fasilitas umum secara tiba-tiba. Jalan yang sebelumnya aman dilalui bisa saja tertutup material longsor, tergenang banjir, atau rusak akibat gempa. Karena itu, jangan memaksakan diri kembali ke hotel, menuju bandara, atau melanjutkan perjalanan jika kondisi belum dinyatakan aman.

Tidak perlu merasa rugi hanya karena rencana liburan harus dihentikan sementara. Tiket, reservasi penginapan, atau agenda wisata bisa dipertimbangkan lagi setelah keadaan benar-benar kondusif. Menunda perjalanan justru mengurangi risiko mengalami masalah yang lebih besar.

5. Siapkan Kebutuhan Penting Selama Keadaan Darurat

Kalau harus bertahan sementara di lokasi aman, pastikan barang-barang penting mudah dijangkau. HP, power bank, dompet, identitas diri, obat-obatan pribadi, air minum, makanan ringan, dan perlengkapan dasar lain sebaiknya tidak ditinggalkan. Jika memungkinkan, masukkan semuanya ke dalam tas yang mudah dibawa saat harus berpindah tempat.

Perhatikan pula kondisi lingkungan dan ikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang. Jangan kembali ke lokasi yang sebelumnya dievakuasi hanya untuk mengambil barang jika belum ada izin atau pengumuman bahwa kawasan tersebut aman.

Lima langkah ini bukan sekadar teori, melainkan urutan tindakan yang bisa menyelamatkan nyawa saat bencana datang di tengah liburan. Keselamatan selalu lebih berharga daripada rencana perjalanan yang harus ditunda.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ntb.idntimes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks