JAWA BARAT — Pemain yang mengumpulkan empat kartu kuning di Liga Champions otomatis absen satu pertandingan, dan aturan itu berlaku sejak fase liga hingga akhir perempat final. Sebanyak lima pemain sudah mengantongi dua kartu kuning di dua laga pembuka, membuat mereka hanya berjarak dua pelanggaran dari hukuman skorsing.
Regulasi disiplin Liga Champions musim ini kembali menjadi sorotan setelah dua putaran pembuka menghasilkan tumpukan kartu kuning di sejumlah laga. UEFA menetapkan ambang skorsing yang jelas: akumulasi empat kartu kuning berbuah larangan tampil satu pertandingan, dengan hitungan yang berjalan sejak fase liga dimulai.
Aturan yang sama juga diterapkan di Liga Europa dan Liga Conference. Begitu fase perempat final rampung, seluruh kartu kuning yang terkumpul dihapus, sehingga pemain tidak lagi bisa terkena skorsing akibat akumulasi kartu di semifinal dan final.
Di dua laga pertama Liga Champions, tercatat lima pemain menerima dua kartu kuning. Mereka kini memasuki putaran ketiga dengan status rawan: dua pelanggaran lagi membuat mereka absen di laga berikutnya.
Dua nama dari PSV Eindhoven masuk daftar, sebuah catatan tersendiri bagi klub Belanda yang harus menjaga disiplin pemain bertahannya di laga-laga berikutnya.
Selain batas empat kartu, UEFA juga memberlakukan skorsing tambahan bagi pemain yang terus mengumpulkan kartu kuning. Setiap kali seorang pemain mencapai jumlah genap di atas empat, yaitu enam, delapan, atau sepuluh kartu kuning, ia kembali dikenai larangan tampil satu pertandingan.
Artinya, pemain yang sudah menjalani skorsing di empat kartu tidak lantas bebas dari hukuman. Akumulasi berikutnya tetap dihitung dan bisa memaksa mereka menonton dari tribun.
Bagi tim dengan skuad tipis, akumulasi kartu kuning menjadi variabel yang harus diperhitungkan saat menyusun rotasi. Pelatih perlu memantau pemain yang sudah mengantongi dua kartu, terutama jelang laga-laga krusial di fase liga yang menentukan kelolosan ke babak gugur.
Penghapusan kartu kuning setelah perempat final memberi kelegaan tersendiri. Pemain yang lolos ke semifinal bisa tampil tanpa beban akumulasi, dan final dipastikan bersih dari ancaman skorsing akibat kartu kuning.
Regulasi ini merupakan bagian dari penjelasan tim Ask Me Anything BBC Sport mengenai aturan skorsing kartu kuning di kompetisi antarklub Eropa musim ini.