Ketum KAPMI Lantik Pengurus Jabar di Bogor, Minta 70 Persen Kader Berisi Pengusaha Riil

Penulis: Ivan Setiawan  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 13:46:31 WIB
Ketua Umum BPP KAPMI Muliansyah Abdurrahman melantik Kepengurusan BPD KAPMI Jawa Barat di Bogor.

BOGOR — Ketua Umum BPP KAPMI Muliansyah Abdurrahman menegaskan organisasi yang dipimpinnya harus kembali pada khittah sebagai rumah besar pengusaha muda. Penegasan disampaikan saat melantik Kepengurusan BPD KAPMI Jawa Barat di Bogor.

Muliansyah menyebut KAPMI adalah gerakan ekonomi, bukan gerakan politik. Organisasi ini, kata dia, harus menjadi rumah bagi pengusaha yang benar-benar menjalankan usaha.

70 Persen Kekuatan Wajib Diisi Pengusaha Riil

Ketum yang akrab disapa Bang Mula meminta sebagian besar kekuatan KAPMI diisi pengusaha riil yang bergerak langsung di sektor usaha. Mereka yang menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan mendorong kemandirian ekonomi bangsa.

Ia menolak KAPMI sekadar menjadi struktur tanpa usaha. Komposisi 70 persen itu disebutnya sebagai syarat agar organisasi tidak berkutat pada dinamika politik praktis.

"KAPMI harus hadir sebagai gerakan ekonomi yang nyata. Saatnya pengusaha muda tidak hanya bicara peluang, tapi menciptakan peluang. Dari Jabar, kita wujudkan nafas ekonomi menuju 8 persen," tegas Muliansyah.

Lima Jurus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen sesuai Asta Cita pemerintahan Prabowo Subianto menjadi rujukan utama KAPMI. Untuk mengejarnya, Muliansyah membeberkan lima langkah yang harus dijalankan kader di daerah.

  • Membangun kemandirian ekonomi sebagai pelopor dan pencipta
  • Mewujudkan 1 Juta Melek AI
  • Kolaborasi menggerakkan ekonomi lintas daerah
  • Membantu UMKM dan korporat naik kelas
  • Menciptakan lapangan kerja di perusahaan masing-masing

Lima jurus itu disebutnya sebagai jalan konkret agar KAPMI tidak berhenti pada wacana. Setiap poin diarahkan menyentuh sektor usaha langsung, bukan sekadar program seremonial.

Politik Bisnis, Bersanding Bukan Bermusuhan

Pesan keras disampaikan Muliansyah kepada kader KAPMI yang aktif di partai politik. Ia meminta mereka menghadirkan gagasan baru bernuansa industri dan bisnis, bukan politik yang memecah belah.

"Bukan politik kebencian, bukan politik adu domba, bukan politik suka dan tidak suka. Hadirkan politik keadaban, politik bisnis, politik bersanding bukan bermusuhan," ujarnya, disambut tepuk tangan peserta pelantikan.

Seruan itu menegaskan posisi KAPMI yang ingin berdiri sebagai gerakan ekonomi. Politik dipandang sebagai ruang membangun ekonomi, bukan ajang permusuhan antarkelompok.

Octaria Vadilla Siap Konsolidasikan KAPMI Jabar

Ketua BPD KAPMI Jawa Barat yang baru dilantik, Octaria Vadilla Supratman, menyatakan siap mengkonsolidasikan organisasi yang berdaya menuju Indonesia Juara. Octa bertekad menghadirkan KAPMI Jabar yang lebih baik demi kemajuan pengusaha muda Jawa Barat.

Pelantikan dihadiri Ketua Dewan Pembina TB. Robby Budiansyah, Sekjen BPP KAPMI Muh Rojak, Bendum Alya Cahya, para Waketum, serta ketua-ketua BPD se-Indonesia. Octa menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan pejabat teras Jawa Barat yang hadir.

Dengan kepengurusan baru, KAPMI Jabar diharapkan langsung bergerak menyiapkan program yang menyentuh pengusaha muda di kota dan kabupaten. Konsolidasi internal menjadi langkah pertama sebelum lima jurus dijalankan di lapangan.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: suaraindonesianews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top