Viral Pria di China Gelar Pernikahan dan Syukuran Anak di Hari yang Sama

Penulis: Eri Subagio  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 11:21:31 WIB
Pria di Guizhou, China, menggelar pernikahan dan syukuran 100 hari anaknya di restoran yang sama.

JAWA BARAT — Seorang pria di Guizhou, China, menggelar pernikahan dengan pasangan barunya sekaligus syukuran 100 hari anaknya bersama mantan kekasih di restoran yang sama. Dua acara di lantai berbeda itu memicu pertanyaan soal bigami, meski pemerintah setempat memastikan hanya satu pernikahan yang tercatat resmi.

Wu Linfeng menikahi Kong Sihan di lantai satu sebuah restoran di Liupanshui, Provinsi Guizhou. Di lantai dua, di jam yang sama, berlangsung perayaan 100 hari kelahiran putranya bersama mantan kekasihnya, Lin Si.

Dua acara dalam satu hari itu bikin heboh media sosial. Video keduanya tersebar luas dan memancing kritik warganet terhadap Wu.

Dekorasi Berbeda, Satu Restoran

Mengutip The Beijing News, masing-masing acara punya dekorasi sendiri. Poster pernikahan menampilkan Wu dan Kong dalam pakaian pengantin.

Poster perayaan bayi memperlihatkan Wu, Lin, dan putra mereka. Pihak restoran mengaku menerima pesanan tempat secara terpisah dari kedua keluarga.

Keributan Antar Tamu Hingga Polisi Dipanggil

Situasi memanas ketika sejumlah tamu dari kedua acara terlibat adu mulut. Pihak restoran lantas menghubungi polisi.

Kedua acara tetap berjalan sesuai rencana. Masing-masing keluarga sudah memesan tempat lebih dulu, jadi tidak ada yang dibatalkan di tengah jalan.

Benarkah Ada Bigami?

Warganet langsung bertanya apakah Wu melakukan bigami. Pemerintah setempat menyelidiki dan menyimpulkan Wu hanya tercatat menikah resmi dengan Kong.

Wu dan Lin sebelumnya tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan sah. Pengacara Fu Jian dari Henan Zejin Law Firm menegaskan kasus ini tidak memenuhi unsur bigami menurut hukum China.

Meski begitu, Wu tetap punya tanggung jawab hukum lain. Termasuk kewajiban memberi nafkah kepada anaknya yang lahir di luar pernikahan.

Masalah Utang yang Belum Terverifikasi

Pihak berwenang mengonfirmasi Wu dan Lin memiliki masalah keuangan. Beredar klaim Wu berutang 100.000 yuan atau sekitar Rp 269 juta kepada Lin.

Informasi soal utang itu belum terverifikasi secara detail. Sampai berita ini ditulis, belum ada kepastian apakah Kong dan Lin saling mengenal atau tahu hubungan masing-masing dengan Wu sebelum acara.

Belum diketahui pula apakah Wu sengaja menjadwalkan kedua acara di hari yang sama. Wu juga belum memberi tanggapan atas kejadian ini.

Yang Bisa Ibu Pelajari Soal Komunikasi Keluarga

Kasus ini ramai dikritik karena dinilai menempatkan kedua wanita dalam situasi memalukan. Bagi ibu muda, ada pelajaran sederhana soal keterbukaan dalam hubungan.

Anak berhak tahu status hubungan orangtuanya secara jelas. Kejujuran soal komitmen dan tanggung jawab finansial sebaiknya dibicarakan sejak awal, bukan setelah masalah muncul.

Kalau ada keraguan soal status pernikahan atau hak anak, konsultasi ke ahli hukum keluarga lebih aman daripada mengandalkan asumsi. Perlindungan hukum untuk anak tetap jadi prioritas, apa pun kondisi hubungan orangtuanya.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: wolipop.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top