JAWA BARAT — Sony menaikkan harga PlayStation 5 menjadi USD 649 untuk versi disc dan USD 599 untuk Digital Edition per April 2026. Kenaikan ini terjadi setelah dua kali penyesuaian harga sejak Agustus 2025, dipicu krisis pasokan memori NAND dan RAM global. Kondisi ini membuat generasi kesembilan jadi konsol pertama Sony yang harganya naik, bukan turun.
Sony mengonfirmasi kenaikan harga PlayStation 5 dalam panggilan investor kuartal keempat 2025. Perusahaan menyatakan bahwa kenaikan harga memori menaikkan biaya bill of materials (BOM) dan memperburuk biaya produksi konsol tersebut.
Langkah ini menandai pembalikan tren yang biasanya terjadi menjelang akhir siklus hidup sebuah konsol. Alih-alih mendapat potongan harga atau bundel menarik, pembeli PS5 di 2026 justru harus membayar lebih mahal dibanding saat peluncurannya pada 2020.
Saat pertama kali rilis pada November 2020, PS5 versi disc dibanderol USD 499, sedangkan Digital Edition dijual USD 399. Harga Digital Edition kala itu konsisten dengan pendahulunya, PlayStation 4 yang juga diluncurkan seharga USD 399 pada 2013 dan PS4 Pro di harga yang sama pada 2016.
Memasuki 2026, Digital Edition kini dijual USD 599, melonjak USD 200 dalam enam tahun. Versi disc naik dari USD 499 ke USD 649, atau sekitar 30 persen. Sebagai perbandingan, PS4 Slim yang hadir pada 2016 justru menurunkan harga konsol generasi kedelapan itu menjadi USD 299.
PS5 Pro mengalami kenaikan paling tajam. Konsol ini diluncurkan seharga USD 700 pada 2024, naik USD 50 pada Agustus 2025, lalu melesat ke USD 900 setelah kenaikan April 2026.
Sony lebih dulu menyegarkan PS5 lewat desain Slim pada 2023. Langkah ini menaikkan harga awal Digital Edition ke USD 449 dan mempertahankan versi disc di USD 500. Perubahan utamanya adalah penyusutan komponen internal, ukuran fisik yang lebih ringkas, serta penyimpanan onboard yang naik dari 825GB ke 1TB.
Versi Digital Slim juga mendukung disc drive tambahan seharga USD 80 bagi pemain yang ingin beralih ke game fisik. Meski begitu, redesain ini tidak meningkatkan performa konsol.
Kenaikan harga pertama terjadi pada Agustus 2025, masing-masing model naik USD 50. Sony kemudian menurunkan kembali penyimpanan Slim Digital ke 825GB pada akhir 2025. Kenaikan kedua datang pada April 2026 dengan tambahan USD 100, membawa harga ke level saat ini.
Inflasi tidak sepenuhnya menjelaskan lonjakan ini. Berdasarkan kalkulator inflasi CPI Amerika Serikat, harga awal Digital Edition USD 399 setara dengan USD 514,90 dalam nilai dolar saat ini. Namun harga ritelnya kini jauh lebih tinggi, yaitu USD 599.
Penyebab utamanya adalah kelangkaan NAND dan RAM yang melanda seluruh industri, bukan hanya konsol game. Perusahaan data center mengamankan kontrak pasokan memori berperforma tinggi dalam jumlah besar untuk kebutuhan AI. Karena hanya sedikit pabrik yang mampu memproduksi DRAM dan NAND canggih, pasokan untuk perangkat konsumen seperti laptop dan konsol jadi terbatas.
Dampaknya terasa luas. Apple dan hampir semua perusahaan perangkat keras lain ikut menaikkan harga hingga ratusan dolar. Sony sendiri menyatakan telah mengamankan pasokan memori yang cukup untuk memenuhi kapasitas produksinya hingga akhir 2026. Perusahaan memperkirakan kelangkaan ini berlanjut ke 2027 dan berpotensi memengaruhi generasi konsol berikutnya.
Konsol game umumnya tidak dijual untuk meraup untung besar. Sony mengharapkan keuntungan utama dari penjualan game, aksesori, dan langganan. Perusahaan mengambil potongan 30 persen dari hampir setiap game, DLC, atau transaksi lain di PlayStation Store.
Sebagian komisi itu dipakai untuk merawat infrastruktur server unduhan dan layanan lain, tetapi tetap menjadi sumber profit signifikan. Kondisi ini makin rumit karena Sony berencana menghentikan distribusi game fisik pada 2028.
Konsol juga bisa disubsidi dari pendapatan langganan. Pemain membutuhkan keanggotaan PlayStation Plus untuk mengakses multiplayer online di game berbayar dan backup cloud save. Harga layanan ini pun sudah naik.
Bagi pembeli di Indonesia, kenaikan harga global ini biasanya ikut memengaruhi harga ritel resmi dan pasar abu-abu. Jika Anda belum mendesak memiliki PS5, menunggu hingga pasokan memori membaik pada 2027 bisa jadi pertimbangan. Namun jika ingin menikmati eksklusif PlayStation sekarang, siapkan anggaran lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.