JAWA BARAT — Google resmi meluncurkan Android 17 QPR2 Beta 3 pada Jumat lalu, dengan membawa perubahan signifikan pada sistem kustomisasi tema perangkat Pixel. Pembaruan ini merupakan bagian dari siklus rilis triwulanan Google yang bertujuan menghadirkan fitur baru sebelum peluncuran stabil di bulan Desember.
Pembaruan ini menjawab keluhan pengguna yang selama ini hanya bisa memilih dari sekumpulan warna preset. Kini, pengguna memiliki kendali penuh atas palet warna perangkat mereka.
Perubahan utama terletak pada menu Wallpaper & style dan masuk ke bagian "Colors". Di sana, pengguna akan melihat ikon palet cat di atas carousel pilihan warna. Ikon ini membuka akses ke fitur "Select a color" yang menyediakan slider untuk memilih warna aksen utama secara manual.
Sebelumnya, pengguna Pixel hanya bisa memilih dari opsi warna yang sudah ditentukan oleh sistem. Dengan adanya slider ini, personalisasi tampilan menjadi jauh lebih fleksibel dan presisi.
Selain pemilih warna manual, Google juga menambahkan opsi gaya tema yang lebih beragam. Ikon pensil di pojok halaman utama memungkinkan pengguna memilih antara empat gaya berbeda: Neutral, Soft, Bright, dan Bold.
Keempat gaya ini mengubah cara warna aksen diterapkan pada elemen antarmuka seperti tombol, slider, dan ikon. Gaya Neutral memberikan tampilan kalem, sementara Bold menampilkan warna lebih tegas dan kontras. Opsi ini memberi dimensi baru pada sistem Material You yang diperkenalkan sejak Android 12.
Fitur perluasan tema warna ini sebenarnya sudah pertama kali terlihat di Android Canary build 2606 pada bulan Juni lalu. Kini fitur tersebut akhirnya masuk ke jalur rilis beta publik melalui QPR2 Beta 3.
Android 17 QPR2 dijadwalkan mendapatkan peluncuran stabil pada Desember mendatang. Versi beta ini tersedia untuk pengembang dan pengguna yang terdaftar dalam program Android Beta. Pengguna Pixel 6 dan generasi selanjutnya yang ingin mencoba fitur ini lebih awal dapat mendaftar melalui situs resmi Android Beta.
Pembaruan ini menegaskan komitmen Google dalam memperdalam sistem kustomisasi Android. Bagi pengguna yang menginginkan tampilan perangkat yang benar-benar unik dan tidak ingin terikat pada pilihan bawaan, fitur ini jelas menjadi nilai tambah yang patut ditunggu.