Masjid Al-Madinah Bogor Salurkan Santunan Rp91 Juta untuk 355 Yatim dan Dhuafa di Penghujung Muharram

Penulis: Gilang Permana  •  Senin, 13 Juli 2026 | 15:34:01 WIB
Masjid Al-Madinah Bogor menyalurkan santunan sebesar Rp91 juta kepada 355 anak yatim dan dhuafa dalam Tabligh Akbar Muharram 1448 H.

BOGOR — Lantunan dzikir dan shalawat memenuhi ruang utama Masjid Al-Madinah Mutiara Bogor Raya pada Ahad pagi, 12 Juli 2026. Satu per satu jamaah berdatangan, memenuhi setiap saf dengan wajah penuh harap. Di penghujung bulan Muharram 1448 Hijriah, masjid tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi ruang bertemunya kepedulian, persaudaraan, dan semangat berbagi.

Santunan Rp91 Juta untuk 85 Yatim dan 270 Dhuafa

Melalui Tabligh Akbar Muharram 1448 H yang dirangkaikan dengan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa, Masjid Al-Madinah mengajak masyarakat memaknai pergantian tahun Hijriah sebagai momentum memperbanyak amal saleh. Mengusung tema "Mengukir Amal Saleh, Meraih Keberkahan Bersama", kegiatan ini menghadirkan Ustadz Samsam Nurhidayat sebagai penceramah.

Ketua DKM Al-Madinah, Slamet Iswantoro, mengungkapkan bahwa dana santunan sebesar Rp91 juta berhasil terkumpul berkat kepercayaan dan kepedulian masyarakat. "Angka tersebut bukan sekadar nominal. Di baliknya tersimpan kepedulian ratusan tangan yang memilih berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan," ujarnya dalam sambutan.

Santunan akan disalurkan kepada 85 anak yatim dan 270 dhuafa yang berada di lingkungan Perumahan Mutiara Bogor Raya, Graha Pajajaran, dan Kelurahan Katulampa. Setiap rupiah menjadi simbol kasih sayang dan ikhtiar bersama untuk menghadirkan senyum bagi anak-anak yatim serta keluarga dhuafa.

Dzikir dan Hadroh Mengawal Majelis Ilmu

Suasana religius mulai terasa sejak awal acara. Majelis Dzikir Mutiara memimpin pembacaan dzikir dan tahlil yang diikuti jamaah dengan penuh kekhusyukan. Irama hadroh dan lantunan Maulid Simtudduror dari Majelis Ta’lim Al-Madinah kemudian mengalun merdu, menghadirkan ketenangan sekaligus mengingatkan akan keteladanan Rasulullah SAW.

Bagi para jamaah, rangkaian pembuka ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengantar hati untuk memasuki majelis ilmu dengan jiwa yang lebih tenang.

Ajak Jamaah Terus Memakmurkan Masjid

Dalam kesempatan tersebut, Slamet Iswantoro juga mengajak seluruh jamaah untuk terus membersamai perjalanan kepengurusan DKM periode 2026–2029. Menurutnya, memakmurkan masjid bukan hanya tugas pengurus, melainkan tanggung jawab bersama seluruh umat.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan sosial yang mampu mengumpulkan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat dalam satu semangat: berbagi kebaikan.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: bogor-today.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top