100 Petani Muda Indramayu Dilatih Operasikan Combine Harvester, Peluang Kerja Baru di Sektor Pertanian

Penulis: Haris Maulana  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 18:45:01 WIB
petani muda Indramayu mengikuti pelatihan pengoperasian combine harvester untuk modernisasi pertanian.

INDRAMAYU — Pemerintah Kabupaten Indramayu melanjutkan program modernisasi pertanian dengan membekali petani muda keterampilan mengoperasikan alsintan. Pelatihan yang digelar baru-baru ini menyasar 100 peserta dari berbagai kelompok tani dan kalangan petani muda di wilayah tersebut.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DKPP Kabupaten Indramayu dan BBPMP Jawa Barat. Fokus pelatihan adalah pengoperasian combine harvester, mesin panen yang dinilai lebih efisien dibandingkan cara manual.

Efisiensi Panen dan Kualitas Gabah Terjaga

Kabid Hortikultura, Perkebunan, dan Penyuluhan DKPP Indramayu, M Ikhwan Farkhani, mengatakan penggunaan combine harvester saat panen lebih efisien dan cepat. Selain itu, kualitas gabah yang dipanen juga tetap terjaga.

“Meskipun tidak semua petani yang tergabung dalam kelompoknya punya aset bantuan alsintan berupa combine harvester, namun dengan bisa mengoperasikannya, peserta dari kelompok tani dan masyarakat atau petani muda yang minat,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Peluang Kerja bagi Petani Muda

Ikhwan menambahkan, keterampilan mengoperasikan combine harvester membuka peluang kerja baru bagi petani muda di Indramayu. Sebab, operator mesin panen selama ini masih didatangkan dari luar kabupaten, bahkan luar provinsi.

“Ini juga peluang kerja bagi petani muda kita ketika bisa mengoperasikan combine, karena di Indramayu khususnya masih jarang petani yang bisa operasikan combine harvester,” tuturnya.

KTNA Dukung Penuh Peningkatan SDM Petani

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, H Sutatang, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemkab Indramayu. Menurutnya, modernisasi pertanian tidak hanya soal produktivitas padi, tetapi juga peningkatan sumber daya manusia (SDM) petani agar mampu bersaing dalam penggunaan teknologi.

“Pelatihan ini diikuti juga oleh petani-petani muda kita, bisa menarik tenaga kerja bagi petani muda, karena selama ini saat panen gunakan combine operatornya masih didatangkan dari luar kabupaten bahkan luar provinsi,” ujarnya.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: radarcirebon.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top