JAWA BARAT — Memilih laptop di tengah fluktuasi harga komponen dan gempuran inovasi AI memang tidak mudah. Krisis RAM global dan transisi Chromebook menuju platform Googlebook berbasis AI membuat konsumen harus jeli antara memilih harga terjangkau atau daya tahan jangka panjang. Berikut empat laptop terbaik yang bisa menjadi pertimbangan Anda saat ini.
Apple resmi menjual MacBook Neo di Indonesia mulai Rp10,7 juta. Laptop ini menjadi opsi paling affordable di ekosistem Apple untuk pelajar dan mahasiswa.
Ditenagai chip A18 Pro, MacBook Neo hadir dalam empat pilihan warna: Citrus, Blush, Indigo, dan Silver. Desainnya tipis dan ringan, dengan bodi logam premium yang menjadi ciri khas Apple.
Kelebihan utamanya adalah pengalaman penuh macOS dengan harga paling terjangkau serta kualitas layar 13 inci yang setara model lebih mahal. Kekurangannya, RAM terbatas 8GB dan keyboard tidak memiliki lampu latar (backlight).
Jika anggaran lebih longgar, MacBook Air dengan chip M5 adalah pilihan mutlak. Berdasarkan siklus pembaruan dan laporan analis, model ini diprediksi diperkenalkan pada kuartal pertama 2026.
MacBook Air M5 membawa CPU 10-core, GPU hingga 10-core, penyimpanan awal 512GB, serta dukungan Wi-Fi 7 dan baterai hingga 18 jam. RAM 16GB menjadi standar, berbeda dengan Neo yang masih 8GB.
Fitur unggulan lainnya meliputi teknologi True Tone pada layar, sistem empat speaker yang lebih lantang, dan kemampuan terhubung ke dua layar eksternal. Laptop ini diposisikan mengisi celah antara portabilitas MacBook Air dan kekuatan ekstrem MacBook Pro.
Bagi pengguna Windows, HP OmniBook 5 yang ditenagai Snapdragon X Plus menawarkan efisiensi baterai yang sulit ditandingi. Untuk penggunaan ringan, daya tahannya mencapai 30 jam—melampaui rata-rata MacBook.
Layar OLED 1200p yang diusungnya memberikan visual sangat hidup untuk menonton konten. Namun, ada dua catatan: keyboard deck berbahan plastik dan performa chip ARM belum sekuat Apple M5.
Untuk kebutuhan sekolah atau pekerjaan yang sepenuhnya berbasis browser, ASUS CX34 menjadi pilihan paling rasional. Meski berbahan plastik, perangkat ini sangat tahan banting.
Yang menarik, laptop ini terasa lebih responsif dibandingkan laptop Windows dengan harga serupa. Sangat cocok bagi mereka yang mengandalkan ekosistem Google seperti Docs, Gmail, dan Drive.
Dari keempat pilihan di atas, MacBook Neo menjadi primadona bagi pengguna yang ingin masuk ekosistem Apple dengan harga paling rendah. Sementara HP OmniBook 5 unggul di daya tahan baterai, dan ASUS CX34 cocok untuk pengguna setia layanan Google. Pastikan menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan utama Anda—apakah portabilitas, daya tahan baterai, atau ekosistem software.