KUNINGAN — Puluhan warga Desa Padarama, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, turun ke jalan pada Minggu (7/6/2026) pagi. Mereka membawa cangkul, sekop, dan material urukan untuk menambal lubang di badan jalan kabupaten yang sudah lama rusak.
Jalan sepanjang kurang lebih 50 meter itu merupakan satu-satunya akses warga menuju kecamatan dan desa tetangga. Kerusakan berupa lubang dan retakan sudah berlangsung lama tanpa perbaikan dari pemerintah kabupaten.
Kepala Dusun Keramat Kesambi, Dimas Rizky, menuturkan bahwa seluruh biaya perbaikan berasal dari iuran warga. Mulai dari penyediaan alat, konsumsi, hingga tenaga kerja dikerjakan secara sukarela.
"Karena kondisi jalan yang rusak dan memprihatinkan, sementara setiap hari banyak anak sekolah dan pengguna jalan yang melintas, kami khawatir dapat menimbulkan kecelakaan," ujar Dimas dalam keterangannya.
Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Desa Padarama, lembaga desa, dan warga setempat. Kepala Desa Padarama Suhaman dan Ketua BPD Tarja turut hadir dan ikut bekerja bersama warga.
Menurut Dimas, perbaikan swadaya ini hanya bersifat darurat. Jalan tersebut merupakan akses utama menuju kecamatan dan satu-satunya jalur masuk ke Desa Padarama.
"Alhamdulillah, dengan kekompakan dan kerjasama berbagai elemen masyarakat dan lembaga swadaya, jalan dapat diperbaiki," tambahnya.
Pemerintah desa dan masyarakat berharap semangat gotong royong ini terus terjaga. Namun, mereka juga mendesak agar kondisi jalan mendapat perhatian serius dari pemerintah kabupaten untuk perbaikan menyeluruh.
Kerusakan infrastruktur jalan di daerah sering kali memakan waktu lama untuk ditangani. Inisiatif warga seperti di Padarama menjadi contoh kepedulian terhadap akses publik yang vital bagi aktivitas sehari-hari.