Pencarian

Wigan Athletic Menang 1-0 atas Reading, Tetap di Dasar Klasemen League One

Minggu, 18 Oktober 2026 • 16:21:31 WIB
Wigan Athletic Menang 1-0 atas Reading, Tetap di Dasar Klasemen League One
Gol Scott Hogan pada menit ke-71 membawa Wigan Athletic menang 1-0 atas Reading di Brick Community Stadium.

JAWA BARAT — Wigan Athletic meraih kemenangan tipis 1-0 atas Reading di Brick Community Stadium, tetapi tiga poin itu belum mampu mengangkat mereka dari dasar klasemen League One. Gol Scott Hogan pada menit ke-71 menjadi pembeda dalam laga yang penuh tekanan bagi manajer Gary Caldwell.

Kemenangan atas Reading merupakan baru kemenangan liga kedua Wigan musim ini. Scott Hogan memecah kebuntuan lewat sepakan setelah umpan silang pemain pengganti Christian Saydee ditepis kiper Reading, Joel Pereira, pada menit ke-71.

Hasil tersebut sedikit memperbaiki posisi Wigan di papan bawah, meski klub asal Greater Manchester itu masih terpuruk di dasar League One. Kiper Wigan, Joe Whitworth, berkali-kali dipaksa bekerja keras untuk mengamankan tiga poin di akhir pertandingan.

Krisis Gol dan Tekanan pada Gary Caldwell

Wigan mencetak hanya enam gol dalam sembilan pertandingan liga musim ini, terendah di League One. Sebelum Hogan mencetak gol, tim asuhan Caldwell sempat melewati 447 menit tanpa gol di kompetisi liga.

Kritik terhadap gaya bermain Caldwell yang dinilai tidak inspiratif terus mengalir dari suporter. Mantan bek tengah itu kembali ke Wigan pada musim lalu untuk periode kedua sebagai manajer, setelah sebelumnya membawa klub promosi dari League One pada 2015-16.

"Beberapa permainan kami luar biasa. Semangat, karakter, dan tekad kami untuk tidak membiarkan bola masuk ke gawang sangat fantastis. Ini cukup menegangkan menjelang akhir," kata Caldwell.

"Kami harus mencoba membangun ini. Anda harus menjaga pemain tetap percaya dan berkomitmen. Masih banyak aspek permainan kami yang perlu diperbaiki, tetapi hasil membuat Anda merasa lebih baik secara psikologis," ujarnya menambahkan.

Bayang-Bayang Kejayaan 2013 dan Masalah Finansial

Wigan masih hidup dalam kenangan kemenangan atas Manchester City di final Piala FA 2013. Namun, kondisi klub kini jauh berbeda, dengan anggaran ketat di bawah kepemilikan Mike Danson yang ingin menjual klub.

Danson dan keluarganya menyelamatkan Wigan dari likuidasi pada Juni 2023 setelah kesalahan pengelolaan pemilik sebelumnya berujung pada pengurangan poin dan degradasi dari Championship. Tiga finis berturut-turut di papan tengah League One sempat memberi stabilitas, tetapi musim ini Wigan justru terpuruk.

Klub belum mampu menemukan pembeli ambisius yang bisa membawa Wigan naik level. Ancaman bermain di kasta keempat untuk pertama kalinya sejak 1996-97 kini menjadi kemungkinan nyata.

Dana Penjualan Sam Tickle Belum Direinvestasikan

Wigan menerima 1,5 juta poundsterling dari penjualan Sam Tickle ke Bristol City, tetapi dana itu belum diinvestasikan untuk mendatangkan pemain. Klub lebih mengandalkan pemain pinjaman muda untuk menopang skuad.

Danson dan jajaran klub telah menyerukan agar suporter kembali memadati Brick Community Stadium guna meningkatkan pendapatan dan membuat klub lebih menarik bagi calon pemilik baru. Namun, sebagian penggemar mempertanyakan alasan harus mengeluarkan uang untuk menonton permainan yang kurang meyakinkan.

Kepergian mendadak Sarah Guilfoyle dari posisi managing director pada malam sebelum musim baru dimulai, setelah 10 tahun di klub, menambah kesan chaos di level manajemen. Wigan Athletic Supporters Action Group menuntut penjelasan dari Danson soal sulitnya penjualan klub dan minimnya investasi.

Kehadiran Leam Richardson di bangku cadangan Reading juga membangkitkan nostalgia. Richardson membawa Wigan juara League One pada April 2022, tetapi dipecat pada November tahun yang sama, hanya 16 hari setelah menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun.

Follow bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks