BANDUNG — Rizky Prasetiadi bukan pewaris usaha ternak orang tuanya. Lulusan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran (Unpad) itu membangun sendiri usaha domba Garut miliknya di Kabupaten Bandung.
Usaha tersebut kini menampung ratusan ekor domba di Young Farmer Farm, Desa Cibiru Wetan. Sejumlah pemuda setempat ikut diberdayakan, salah satunya Cecep yang bertugas menuangkan campuran konsentrat ke setiap bilik kandang.
Berawal dari Jual Beli 5 Ekor Domba Saat Iduladha 2011
Rizky mulai terjun ke usaha ternak domba pada 2011. Modal awalnya hanya 5 ekor domba kurban.
"Itu momen Hari Raya Iduladha, jadi jual-beli domba 5 ekor," kata pria 34 tahun itu kepada Jabar Ekspres, Kamis (8/10).
Dari sekadar jual beli domba musiman, usaha Rizky berkembang ke penggemukan. Pada 2015, ia menyewa sepetak lahan di Jatinangor untuk aktivitas usahanya.
Empat tahun berselang, tepatnya 2019, Rizky mampu membeli sepetak tanah di Desa Cibiru Wetan. Ia membangun rumah dan kandang sendiri di atas lahan tersebut.
Ditipu Investor di 2014, Modal Usaha Dibawa Kabur
Perjalanan usaha Rizky tidak selalu mulus. Pada 2014, ia mengalami pengalaman pahit ketika uang modal usahanya dipercayakan kepada orang lain, lalu dibawa kabur.
"Itu terjadi di 2014, uang modal usaha dipercayakan pada orang, ternyata dibawa kabur," ungkapnya dengan sedikit memelankan suaranya.
Peristiwa itu terjadi saat mendapatkan modal usaha masih sulit. Pengalaman tersebut membuat Rizky lebih berhati-hati dalam mencari dukungan permodalan.
KUR dan Fasilitasi OJK Ubah Arah Usaha Ternak
Di tengah pasang surut usahanya, Rizky mendapatkan suntikan energi baru dari akses permodalan Bank Daerah. Akses itu diperoleh lewat fasilitasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebelum mengenal program Kredit Usaha Rakyat (KUR), Rizky mengandalkan investor pribadi untuk dukungan permodalan. Biasanya adalah kerabat atau orang yang memang sudah cukup dikenal.
Skema itu membawa risikonya sendiri. Kejadian 2014 menjadi pelajaran bahwa modal usaha yang dipercayakan kepada orang terdekat pun bisa hilang.
Ratusan Domba dan Tenaga Kerja Muda di Cibiru Wetan
Kandang Rizky di Cibiru Wetan kini menampung ternak yang jumlahnya bukan lagi hitungan jari. Suara domba bersahutan setiap pagi saat pakan dibagikan ke bilik-bilik kandang.
Pertumbuhan usaha itu membuka ruang kerja bagi pemuda sekitar. Cecep termasuk warga yang kini ikut diberdayakan di peternakan tersebut.
Model usaha Rizky menunjukkan bagaimana akses pembiayaan formal mengubah arah usaha peternakan rakyat. Dari jual beli domba musiman saat Iduladha, usaha itu bertahan menjadi penggemukan yang berjalan sepanjang tahun.