JAKARTA — Noh Alam Shah menegaskan bahwa tekanan pertandingan justru menguatkan mental para pemain Indonesia, bukan melemahkan mereka. Situasi itu terjadi karena laga Malaysia sudah lebih dulu berakhir, sehingga skuad Garuda mengetahui persis berapa gol yang harus dicetak untuk melampaui produktivitas Malaysia.
Kondisi tersebut memaksa Indonesia mencetak gol dalam waktu singkat. Menurut Noh, di titik itulah faktor non-teknis lebih menentukan dibandingkan penerapan strategi.
Mengapa Laga Melawan Bangladesh Jadi Ujian Mental Terberat
Noh menyoroti perjuangan Garuda yang berhasil mencetak dua gol hanya dalam tiga menit pada laga penentuan melawan Bangladesh. Bagi pemain yang pernah merasakan atmosfer kompetisi Asia, torehan itu bukan hal biasa.
"Bukan gampang ya mau cetak dua gol dalam 3 menit. Dan itu menunjukkan bagaimana patriotisme mereka dan kemauan mereka itu begitu tinggi," ujarnya.
Pernyataan itu menempatkan aspek mentalitas sebagai variabel utama di laga penentuan. Sebab, ketika Malaysia sudah menyelesaikan pertandingan, Indonesia tidak lagi bisa bermain menunggu.
Strategi Bukan Faktor Utama di Laga Penentuan
Menurut Noh, pertandingan yang dihadapi Indonesia semakin berat karena Malaysia sudah lebih dulu menyelesaikan laga. Situasi itu membuat skuad Garuda mengetahui jumlah gol yang harus dicetak untuk melampaui produktivitas Malaysia. Tekanan tersebut menuntut Indonesia mencetak gol dalam waktu singkat.
"Dalam situasi seperti itu, faktor mentalitas dan keinginan untuk menang lebih menentukan dibandingkan penerapan strategi," jelasnya.
Pandangan tersebut memberi gambaran berbeda soal cara membaca kemenangan Indonesia. Selama ini, sorotan publik lebih sering jatuh pada taktik pelatih dan komposisi pemain.
Kehadiran Noh Alam Shah di ASEAN Family Fun Fest
Penilaian itu disampaikan Noh saat menghadiri ASEAN Family Fun Fest di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kehadirannya sebagai legenda sepak bola Asia menambah bobot komentar soal perjalanan Garuda di turnamen tersebut.
Bagi publik sepak bola Indonesia, sosok Noh Alam Shah bukan nama asing. Ia dikenal sebagai mantan striker Timnas Singapura yang berkompetisi di level Asia dan pernah merasakan langsung ketatnya persaingan antarnegara ASEAN.
Dukungan dari legenda negara tetangga itu menjadi sinyal bahwa pencapaian Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 mendapat perhatian regional. Indonesia kini bersiap menghadapi laga final setelah melewati fase penentuan yang berlangsung dramatis.