JAWA BARAT — Film komedi GJLS: Berapi-Api garapan Monty Tiwa dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026. Rumah produksi Amadeus Sinemagna menempatkan trio Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir sebagai bintang utama dalam kisah tiga sahabat yang dicap gagal saat karantina akademi pemadam kebakaran. Sebelum tayang perdana, penayangan khusus bertajuk "Pemadaman Duluan" digelar di 23 kota terpilih.
Amadeus Sinemagna resmi mengumumkan jadwal edar GJLS: Berapi-Api ke seluruh jaringan bioskop Tanah Air. Film ini mengangkat sisi lain profesi pemadam kebakaran: bukan aksi heroik di tengah kobaran api, melainkan nasib tiga orang yang justru tersisih dari operasi bergengsi.
Monty Tiwa duduk di kursi sutradara. Ia dikenal lewat sejumlah komedi layar lebar yang mengandalkan ritme spontan para pemainnya. Untuk proyek terbaru, ia menggabungkan humor situasi dengan potret persahabatan yang bertahan di titik terendah.
Cerita berpusat pada tiga sahabat masa kecil yang bercita-cita menenteng selang di depan gedung bertingkat yang terbakar. Kenyataan berkata lain. Tes fisik akademi menyatakan mereka tidak berbakat, dan ketiganya dicap gagal saat menjalani karantina.
Alih-alih diterjunkan ke operasi pemadaman, mereka ditempatkan di peringkat paling bawah. Pekerjaan mereka sehari-hari jauh dari bayangan pahlawan: melepas kepala Yono Bakrie yang tersangkut di jeruji pagar tetangga, menembus birokrasi wali kelas demi mengambil rapor anak SD, sampai mendadak jadi pawang warga kesurupan.
Seragam pemadam kebakaran resmi tetap melekat di tubuh mereka. Hanya saja, musuh terbesar ketiganya bukan api, melainkan rasa malu dan kepasrahan yang datang dari dalam.
Satir dalam film ini bekerja lewat jalur tak terduga. Lelucon spontan yang menertawakan ketidakbecusan para tokoh perlahan bergeser menjadi potret persahabatan yang tulus.
Efeknya terasa dalam penayangan khusus terbatas yang digelar belum lama ini. Sebagian penonton datang dengan niat menertawakan tingkah trio abang-abang, lalu pulang dengan mata sembap.
"Awalnya pengin ngetawain kebodohan mereka bertiga. Pas di tengah jalan, baru sadar kalau yang lagi diketawain itu nasib saya sama temen-temen sendiri pas lagi gagal barengan. Nonton komedi tapi pulangnya malah nyesek dan kangen kawan lama," tutur salah seorang penonton sesi penayangan khusus.
Penayangan spesial "Pemadaman Duluan" digelar lebih dulu di 23 kota terpilih sebelum tanggal edar resmi. Di Jabodetabek dan sekitarnya, acara berlangsung di Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Sukabumi.
Wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah mencakup Bandung, Sumedang, Cirebon, Pekalongan, Semarang, Solo, dan Yogyakarta. Jawa Timur kebagian Madiun, Kediri, Gresik, Sidoarjo, Surabaya, dan Malang, sementara di Sumatera ada Lampung, Palembang, Jambi, dan Pekanbaru.
Selain trio Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, film ini diperkuat Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani (Inayma), Ebel Cobra, dan Grace Emmanuela. Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha melengkapi jajaran pemain.
Informasi jadwal tiket penayangan khusus bisa dipantau lewat akun Instagram resmi @sinemagna, @gjlsberapiapi, dan @gjlsentertainment. GJLS: Berapi-Api sendiri meluncur serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Bagi industri film lokal, komedi bertema pekerjaan garis depan masih jadi lahan yang jarang digarap serius. GJLS: Berapi-Api mencoba mengisinya dengan sudut pandang yang membalik mitos kepahlawanan.