Tesla Roadster Generasi Baru Bisa Terbang Berkat Pendorong SpaceX, Produksi 2028

Penulis: Haris Maulana  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 11:24:31 WIB
Tesla memperagakan Roadster generasi baru yang mampu melaju terbalik dan terbang singkat di lokasi uji SpaceX, McGregor, Texas.

JAWA BARAT — Tesla memperkenalkan Roadster generasi baru yang mampu melaju terbalik dan terbang singkat menggunakan pendorong gas garapan SpaceX. Peragaan berlangsung di lokasi uji SpaceX di McGregor, Texas, Amerika Serikat, Kamis (15/10) malam waktu setempat. Produksi mobil sport listrik dua kursi ini dijadwalkan mulai 2028, jauh mundur dari janji awal pengiriman 2020.

Peragaan dibuka dengan Roadster menanjak di lintasan melengkung hingga melaju dalam posisi terbalik. Kemampuan itu berasal dari sistem kipas isap yang menghasilkan daya isap hingga 2G, menurut Wakil Presiden Teknik Kendaraan Tesla Lars Moravy.

Setelah mundur menuruni lintasan, Roadster kembali melesat ke atas, berguling di udara, dan mendarat dengan bantuan pendorong gas dingin. Dalam sesi lain, mobil ini melompati jajaran kendaraan Tesla, termasuk Tesla Semi setinggi 4,1 meter.

Pendorong SpaceX Diadaptasi ke Kendaraan Darat

Tesla menjelaskan teknologi pendorong yang dipakai sudah lama digunakan SpaceX untuk mengatur posisi wahana antariksa. "SpaceX telah menggunakan pendorong untuk mengatur posisi wahana antariksa selama puluhan tahun. Membuatnya bekerja di kendaraan, bukan di ruang hampa, membutuhkan perangkat keras dan sistem kendali yang sepenuhnya baru," tulis Tesla melalui akun X resminya.

Setiap ruang kosong yang bisa dimanfaatkan di mobil diisi tabung bertekanan berlapis serat karbon atau COPV. Empat pendorong pasokan SpaceX di bagian belakang diklaim membuat Roadster berakselerasi 0-96 km/jam dalam 0,81 detik. CEO Tesla Elon Musk menyebut kecepatan puncaknya lebih dari 370 km/jam.

Track Mode dan Sayap Aktuator Optimus

Saat masuk Track Mode, sayap belakang Roadster digerakkan sistem aktuator robot Optimus. Tesla mengeklaim paket downforce pasif Roadster adalah yang terbaik di antara mobil jalan raya dan mendekati level Formula 1.

Musk menyebut mobil sport listrik dua kursi itu sebagai kendaraan yang "lebih baik dari mobil James Bond", dikutip Autoblog. Roadster ini merupakan versi desain ulang dari prototipe 2017 yang kala itu dijanjikan dikirim mulai 2020.

Tiga Versi dengan Deposit Berbeda

Halaman pemesanan di situs Tesla menampilkan tiga versi Roadster, seperti dijelaskan Reuters. Versi Performance mensyaratkan deposit US$50.000 atau Rp902,6 juta dengan kurs Rp18.051. Versi Thrust yang dilengkapi pendorong akselerasi butuh deposit US$250.000 atau Rp4,5 miliar.

  • Performance — deposit US$50.000 (Rp902,6 juta)
  • Thrust — deposit US$250.000 (Rp4,5 miliar), dilengkapi pendorong akselerasi
  • Rocket — hanya lewat undangan, satu jok, sistem terbang penuh

Tesla belum mengumumkan harga jual ketiga versi tersebut.

Legalitas di Jalan Raya Masih Tanda Tanya

Penggunaan dan legalitas fitur-fitur tersebut di jalan raya belum jelas. Musk pun tak memberi jawaban tegas ketika ditanya soal itu.

"Maksudnya, ini akan jadi mobil sungguhan yang ada di jalan," kata Musk, dikutip InsideEVs.

"Anda tahu, saya belum tentu yakin ini legal di semua yurisdiksi. Tapi akan ada mobil seperti itu yang bisa dimiliki seseorang," lanjutnya.

Saat seorang penonton menanyakan apakah Roadster legal di jalan raya, Musk menjawab singkat. "Ya, ya. Tergantung jalanmu," ujarnya.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top