Film Street Fighter Tayang di Bioskop, Fokus Drama Ryu dan Ken

Penulis: Gilang Permana  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:52:01 WIB
Film live-action Street Fighter resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (14/10/2026).

JAWA BARAT — Film live-action Street Fighter resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (14/10/2026), mengangkat duel ikonis Ryu dan Ken Masters sebagai jantung cerita. Adaptasi dari gim arcade Capcom ini menempatkan Andrew Koji dan Noah Centineo sebagai dua petarung yang berguru pada Master Goken. Nuansa komikal disebut jadi salah satu daya tarik utama filmnya.

Street Fighter versi layar lebar akhirnya bisa disaksikan penonton Tanah Air. Kisahnya berpusat pada dua karakter paling legendaris dari gim Capcom tersebut, yakni Ryu yang diperankan Andrew Koji dan Ken Masters yang dibawakan Noah Centineo.

Dalam semesta gimnya, para jagoan bela diri diadu dalam sebuah turnamen demi meraih kemenangan paripurna. Versi filmnya tetap mempertahankan premis itu, tetapi memberi porsi besar pada hubungan personal antara Ryu dan Ken.

Persahabatan Ryu dan Ken di Bawah Bayang-Bayang Goken

Ryu dan Ken digambarkan sebagai sahabat dekat yang menimpa ilmu dari guru yang sama, Master Goken, yang diperankan Don Lee atau Ma Dong Seok. Meski sama-sama ditempa oleh Goken, Ryu memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dibanding sang sahabat.

Kelebihan itu terlihat dalam turnamen Street Fighter pertama. Ryu yang terpilih sebagai petarung berhasil menumbangkan Sagat dengan kekuatan besar bernama Hado.

Namun ada sisi gelap di balik kekuatannya tersebut. Kegelapan itu berkaitan erat dengan Akuma, sosok bengis yang haus kemenangan dan diperankan Joe Anoa'i.

Kematian Goken dan Pesan yang Menggantung

Akuma disebut bertanggung jawab atas kematian Master Goken. Peristiwa itu memicu perpecahan antara Ryu dan Ken.

Sebelum wafat, Goken meninggalkan pesan kepada Ken. "Lindungi Ryu, dari dirinya sendiri," begitu bunyi pesan sang guru.

Pesan itu meninggalkan tanda tanya besar di kepala Ken. Untuk apa melindungi seseorang yang ia kenal sebagai petarung terhebat?

Turnamen Kedua dan Kedok Lord Bison

Enam tahun setelah kepergian sang guru, hubungan Ryu dan Ken memburuk. Ryu menghilang dan memilih bersembunyi. Ken justru berubah jadi seleb dadakan yang dikenal lewat berbagai gimik aneh demi mengejar pundi-pundi kekayaan.

Di tengah situasi itu, muncul sosok berpengaruh bernama Lord Bison yang diperankan David Dastmalchian. Ia hendak menggelar Street Fighter kedua.

Dengan bantuan Chun Li yang dibawakan Callina Liang, Bison mengumpulkan para petarung dari berbagai penjuru dunia. Selain Ken, ia mengundang Zangief (Olivier Richters), Guile (Cody Rhodes), Dhalsim (Vidyut Jammwal), hingga Honda (Hirooki Goto).

Turnamen tersebut ternyata hanya kedok. Bison sebenarnya ingin memancing Ryu keluar dari persembunyiannya.

Yang diincar Bison adalah Hado dalam diri Ryu, kekuatan yang hendak diubahnya menjadi Psycho Power sebagai sumber kekuatannya. Sementara itu, Chun Li menyimpan agenda sendiri yang berkaitan dengan masa lalunya. Kebangkitan Akuma pun makin dekat.

Nuansa Komikal Jadi Ciri Khas

Street Fighter tidak malu-malu menghadirkan elemen komikal, termasuk saat adegan pertarungan berlangsung. Pendekatan ini membuat filmnya terasa berbeda dari adaptasi gim lain yang biasanya bermain di ranah serius.

Kombinasi drama persahabatan, ambisi kekuasaan, dan humor menjadi warna utama film yang tayang mulai Rabu (14/10/2026) ini.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top