Pertamina Grand Prix 2026 Sukses, UMKM Lombok Ikut Panen Berkah

Penulis: Feri Andika  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:52:31 WIB
Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit menjadi lokasi gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober.

JAWA BARAT — Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 rampung digelar 9–11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyebut gelaran balap dunia itu sebagai hasil kolaborasi lintas pihak, dari pemerintah daerah hingga pelaku UMKM. Dampaknya diharapkan memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism sekaligus menggerakkan usaha lokal.

Gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika bukan sekadar pesta balap tiga hari. Di balik lintasan, ada ratusan pelaku usaha kecil yang menyiapkan dagangan, tenaga medis yang bersiaga, hingga relawan yang mengatur lalu lintas. Simon Aloysius Mantiri menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, MotoGP Sports Entertainment Group, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Apresiasi serupa ia berikan kepada TNI, Polri, mitra, sponsor, komunitas, dan media massa yang terlibat.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

Menurut Simon, keberhasilan ajang internasional tidak bisa dilepaskan dari kerja banyak pihak yang jarang terekspos. Marshal, tenaga medis, petugas keamanan dan kebersihan, relawan, pekerja, sampai pelaku UMKM disebutnya sebagai bagian penting dari kesuksesan bersama.

"Di balik gelaran ini, ada juga dedikasi marshal, tenaga medis, petugas keamanan dan kebersihan, relawan, pekerja, serta pelaku UMKM. Kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Lombok, yang menyambut para tamu dengan keramahan dan mendukung jalannya acara," ujar Simon.

Ia menambahkan, setiap kontribusi punya peran masing-masing dalam menyukseskan perhelatan tersebut.

Mandalika dan Panggung Sport Tourism

Bagi Pertamina, gelaran ini menjadi momentum memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional. Mandalika dinilai punya potensi besar sebagai destinasi sport tourism yang mempertemukan olahraga, pariwisata, budaya, dan kegiatan usaha dalam satu rantai ekonomi.

"Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina hadir untuk membawa nama bangsa ke panggung internasional, dengan menempatkan Pertamina sebagai bagian dari perjalanan Indonesia dalam membangun inovasi, prestasi, daya saing, dan keberlanjutan," kata Simon.

Menurutnya, momentum ini diharapkan memperkuat kebanggaan terhadap Indonesia sekaligus memberi nilai tambah bagi usaha lokal dan pengembangan talenta nasional.

Ekosistem Energi hingga Promosi Produk

Dukungan Pertamina terhadap ajang ini bukan sekadar pemasangan logo. Berbagai lini bisnis perusahaan dilibatkan untuk memastikan kebutuhan energi dan konektivitas selama gelaran berlangsung. Sinergi layanan energi, penerbangan, dan akomodasi membantu masyarakat menjangkau destinasi serta menjalankan kegiatan usaha.

Di sisi lain, kemitraan Pertamina Enduro dengan VR46 Racing Team dan penggunaan Pertamax Turbo pada safety car menjadi kanal promosi produk nasional di ekosistem motorsport dunia. Langkah ini dinilai punya nilai strategis untuk membangun kepercayaan merek dan memperluas peluang pasar.

Pelaku Usaha Lokal Dapat Ruang

Partisipasi usaha lokal menjadi bagian yang ditekankan Pertamina dalam gelaran tahun ini. Momentum balap internasional diarahkan agar masyarakat bisa memperoleh peluang pasar, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta memperkuat sumber penghidupan yang tetap berjalan setelah balapan usai.

Simon juga menyoroti pentingnya kesinambungan ekosistem motorsport, termasuk ruang belajar dan inspirasi bagi pembalap muda Indonesia. Kapasitas usaha dan layanan masyarakat lokal, katanya, perlu terus diperkuat agar bisa menopang pertumbuhan pariwisata Mandalika.

"Harapan kami, semangat kolaborasi ini terus terjaga. Mandalika dapat terus berkembang sebagai destinasi sport tourism yang dapat menjadi ruang bagi talenta Indonesia untuk bertumbuh dan maju bersama," tutup Simon.

Bagi Pertamina, ajang ini menjadi cara menautkan citra perusahaan energi nasional dengan pariwisata dan ekonomi daerah. Setelah tiga hari balapan berakhir, ujian sesungguhnya justru ada pada apakah manfaat ekonomi itu bertahan di Lombok — bukan hanya ramai saat lintasan masih panas.

Reporter: Feri Andika
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top